Kontribusi USD7,2 Miliar ke PDB, Klook Siapkan Wisata Berbasis ESG

Kamis, 26 September 2024 - 11:52 WIB
loading...
Kontribusi USD7,2 Miliar...
Klook menciptakan aktivitas ekonomi di berbagai sektor dalam industri pariwisata, mulai dari pengalaman, hiburan, hingga transportasi, dan lainnya. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebuah studi independen Oxford Economics, firma analisis ekonomi memaparkan dampak dari operasi perusahaan. Pada 2023, layanan pariwisata, Klook berkontribusi sekitar USD7,2 miliar terhadap produk domestik bruto (PDB) dan mendukung lebih dari 219.000 pekerjaan di Asia Pasifik.

Menghubungkan mitra dengan pelanggan, Klook menciptakan aktivitas ekonomi di berbagai sektor dalam industri pariwisata, mulai dari pengalaman, hiburan, hingga transportasi, dan lainnya.

"Dengan lebih dari 80% mitra kami yang merupakan usaha kecil dan menengah yang merupakan tulang punggung pariwisata lokal, kami berkomitmen untuk menciptakan peluang ekonomi yang nyata bagi komunitas ini sehingga kami dapat memastikan masa depan pariwisata yang lebih kuat dan berkelanjutan di Asia," ujar CEO dan Co Founder Klook Ethan Lin, dalam keterangannya yang diterima SINDOnews, Kamis (26/9/2024).

Baca Juga: Museum Pasifika Bali Berkomitmen Terus Hadirkan Pameran Edukatif

Dia mengatakan, pada tahun pertama fokus pada pembangunan platform global. Klook memanfaatkan skala operasinya untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan komunitas lokal. Sebagai anggota baru dari Global Sustainable Tourism Council (GSTC), Klook akan mempromosikan praktik berkelanjutan pada sektor pariwisata.

"Melihat ke depan, fokus kami adalah memperdalam hubungan antara wisatawan dan komunitas lokal, melestarikan warisan budaya, serta memberdayakan banyak orang yang bergantung pada pariwisata untuk mata pencaharian mereka," jelas Presiden dan Co-Founder Klook, Eric Gnock Fah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Tekanan Fiskal Meningkat,...
Tekanan Fiskal Meningkat, IMF Wanti-wanti Ledakan Utang Publik Global
Defisit APBN Maret 2026...
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240,1 Triliun, 0,93% dari PDB
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
PGN Masuk Jajaran 500...
PGN Masuk Jajaran 500 Perusahaan Asia Pasifik Terbaik versi Majalah TIME
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved