5 BUMN dengan Utang Terbanyak per Juni 2024, Ada yang Tembus Ratusan Triliun

Kamis, 26 September 2024 - 14:41 WIB
loading...
A A A
Sementara, utang jangka panjang PLN ke bank tembus Rp117,76 triliun per Juni 2024, namun jumlah tersebut telah turun dari tahun lalu Rp127,87 triliun per Desember 2023. Di posisi selanjutnya, ketiga ada perusahaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memiliki total utang di perbankan sebesar Rp51,21 triliun per Juni 2024, dengan rincian utang jangka pendek sebesar Rp13,09 triliun dari Rp9,65 triliun pada Desember tahun lalu.

Sementara, utang jangka panjang di bank tercatat sebesar Rp38,12 triliun per Juni 2024, naik dari tahun lalu Rp32,2 triliun. Selanjutnya, posisi keempat ada PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) mencatat total utangnya di bank mencapai Rp17,37 triliun per Juni 2024, dengan rincian utang jangka pendek sebesar Rp443,68 miliar, turun dari utang tahun lalu sebesar Rp17,61 triliun per Desember 2023.

Baca Juga: Terkenal Flexing, Miliarder Brandon Miller Bunuh Diri karena Terlilit Utang Rp524,8 Miliar

Sementara, untuk utang jangka panjang tercatat mencapai Rp16,93 triliun per Juni 2024. Adapun di posisi kelima adalah BUMN Karya lainnya seperti PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatat total utang di bank sebesar Rp15,01 triliun per Juni 2024, dengan rincian utang jangka pendek sebesar Rp4,23 triliun, naik dari Rp3,67 triliun per Desember 2023. Sementara, utang jangka panjang Rp10,78 triliun per Juni 2024, naik dari Rp10,07 triliun per Desember 2023.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) mencatat total utang ke bank Rp3,44 triliun per Juni 2023, dengan rincian utang jangka pendek mencapai Rp2,89 triliun, turun dari Rp 4,85 triliun per Desember 2023. Sementara, utang jangka panjang tercatat sebesar Rp553,51 miliar turun dari Rp949,96 miliar per Desember 2023.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Waskita Karya Kebut...
Waskita Karya Kebut Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Progres Tembus 93,07 Persen
Waskita Karya Bangun...
Waskita Karya Bangun Sejumlah Proyek di Timur Tengah, Termasuk Ma'taf Ka'bah
Buntut Listrik Blackout...
Buntut Listrik Blackout di Pulau Sumatera, PLN Didesak Beri Kompensasi
Rekomendasi
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
Infografis
5 Negara Anggota NATO...
5 Negara Anggota NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved