Fintech Berbasis di Singapura Masuk Daftar Perusahaan Teknologi dengan Pertumbuhan Tinggi
Kamis, 26 September 2024 - 15:43 WIB
loading...
Advance Intelligence Group Limited (AIGL), startup fintech berbasis di Singapura tercatat dalam perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi paling menjanjikan di Asia Tenggara. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Advance Intelligence Group Limited (AIGL), startup fintech berbasis di Singapura di balik Kredit Pintar dan Atome Indonesia, tercatat dalam penghargaan perdana NextGen Tech 30, sebuah penghargaan bergengsi yang merayakan 30 perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi paling menjanjikan di Asia Tenggara.
Penghargaan ini merupakan inisiatif publik-swasta pertama di ASEAN yang didedikasikan untuk mengakui dan mendukung perusahaan-perusahaan tahap pertumbuhan paling menjanjikan di kawasan yang mendorong inovasi dan transformasi ekonomi.
Baca Juga: Perketat Pengawasan Industri Fintech
Penghargaan tersebut diserahkan pada Selasa, 24 September 2024 di bursa saham Singapura, SGX Centre, oleh Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat.
Pemenang dinilai berdasarkan beberapa kriteria kunci, yakni Demonstrasi AI atau digitalisasi yang menyelesaikan masalah dengan lebih efisien. Pendapatan minimum sebesar USD20 juta, atau pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 30% atau lebih.
Berkantor pusat di ASEAN atau beroperasi terutama di kawasan ini. Strategi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) yang jelas dan penciptaan nilai jangka panjang.
Baca Juga: Rangkul Pebisnis Indonesia, Kredit Pintar x MotionBanking Gelar Kelas #PintarBersama
Penghargaan ini merupakan inisiatif publik-swasta pertama di ASEAN yang didedikasikan untuk mengakui dan mendukung perusahaan-perusahaan tahap pertumbuhan paling menjanjikan di kawasan yang mendorong inovasi dan transformasi ekonomi.
Baca Juga: Perketat Pengawasan Industri Fintech
Penghargaan tersebut diserahkan pada Selasa, 24 September 2024 di bursa saham Singapura, SGX Centre, oleh Wakil Perdana Menteri Singapura, Heng Swee Keat.
Pemenang dinilai berdasarkan beberapa kriteria kunci, yakni Demonstrasi AI atau digitalisasi yang menyelesaikan masalah dengan lebih efisien. Pendapatan minimum sebesar USD20 juta, atau pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 30% atau lebih.
Berkantor pusat di ASEAN atau beroperasi terutama di kawasan ini. Strategi ESG (Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola) yang jelas dan penciptaan nilai jangka panjang.
Baca Juga: Rangkul Pebisnis Indonesia, Kredit Pintar x MotionBanking Gelar Kelas #PintarBersama
Lihat Juga :