Ditopang Transformasi Digital dan Ekspansi Strategis, Aset BNI Tembus Rp1.072,45 Triliun
Kamis, 26 September 2024 - 23:18 WIB
loading...
Berdasarkan data keuangan, aset BNI tumbuh signifikan sebesar 27%, dari Rp845,6 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp1.072,45 triliun hingga pertengahan 2024. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus menunjukkan performa yang impresif dengan mencatatkan pertumbuhan aset yang kuat dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data keuangan yang dirilis, aset BNI tumbuh signifikan sebesar 27%, dari Rp845,6 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp1.072,45 triliun hingga pertengahan 2024.
Baca Juga: Akselerasi Kinerja, BNI Cetak Laba Rp10,7 Triliun di Semester I-2024
Salah satu faktor terbesar adalah pertumbuhan kredit yang konsisten dari Rp556,77 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp726,97 triliun pada semester pertama 2024. BNI secara aktif menyalurkan kredit ke sektor korporasi, terutama dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur dan nasabah top-tier.
Selain peningkatan kredit, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) juga berperan penting. DPK BNI naik dari Rp614,31 triliun pada 2019 menjadi Rp772,32 triliun pada semester pertama 2024, yang menunjukkan kepercayaan nasabah dan meningkatnya likuiditas BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengungkapkan, pertumbuhan aset yang dicapai BNI ini tidak lepas dari transformasi digital yang dilakukan secara menyeluruh dan perluasan jaringan global.
Baca Juga: Akselerasi Kinerja, BNI Cetak Laba Rp10,7 Triliun di Semester I-2024
Salah satu faktor terbesar adalah pertumbuhan kredit yang konsisten dari Rp556,77 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp726,97 triliun pada semester pertama 2024. BNI secara aktif menyalurkan kredit ke sektor korporasi, terutama dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur dan nasabah top-tier.
Selain peningkatan kredit, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) juga berperan penting. DPK BNI naik dari Rp614,31 triliun pada 2019 menjadi Rp772,32 triliun pada semester pertama 2024, yang menunjukkan kepercayaan nasabah dan meningkatnya likuiditas BNI.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo mengungkapkan, pertumbuhan aset yang dicapai BNI ini tidak lepas dari transformasi digital yang dilakukan secara menyeluruh dan perluasan jaringan global.
Lihat Juga :