Kenapa Timor Leste Pakai Dolar Amerika Serikat jadi Mata Uang Resmi?

Jum'at, 27 September 2024 - 21:07 WIB
loading...
Kenapa Timor Leste Pakai...
Timor Leste harus melalui proses panjang sebelum memilih dolar AS (USD) sebagai mata uang resmi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Timor Leste harus melalui proses panjang sebelum memilih dolar AS (USD) sebagai mata uang resmi. Saat memutuskan memisahkan diri dari Indonesia pada 1999, tidak lantas membuat Timor Leste langsung mempunyai mata uang sendiri.

Baca Juga: Melawan Hegemoni Dolar, Satu Lagi Negara Afrika Berminat Gabung BRICS

Pada 30 Agustus 1999, rakyat Timor Timur memilih untuk memisahkan diri dari Indonesia dalam sebuah pemungutan suara yang diadakan PBB. Wilayah Timor Timur diserahkan pemerintah Indonesia kepada UNTAET sebagai badan pemerintahan sipil yang dibentuk oleh PBB dalam rangka memelihara misi perdamaian di Timor Timur hingga kemerdekaannya secara resmi pada tanggal 20 Mei 2002.

Penggunaan dolar AS sebagai mata uang resmi di Timor Leste dipilih sejak tahun 2000 dengan dikeluarkannya Regulation 2000/7 pada 24 Januari 2000 seperti dilaporkan oleh Peacekeeping Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Baca Juga: 10 Negara Pengguna Dolar AS Terbanyak selain Amerika, Mana Saja?

Aturan ini menyatakan bahwa semua transaksi resmi harus menggunakan Dolar AS, meskipun masyarakat masih diizinkan untuk menggunakan mata uang lain yang masih beredar luas seperti rupiah, bath (Thailand), escudo (Portugis), dan Dolar Australia.

Saat itu UNTAET (PBB) dan pemerintahan transisi Timor Leste beralasan, dolar AS dipilih karena mata uang tersebut stabil dan kuat serta diterima di seluruh dunia. Selanjutnya, keputusan tersebut disahkan oleh National Concultative Council (NCC).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved