Tren Pertumbuhan Keuangan Syariah, I-Hajj Syariah Fund Mencuri Perhatian

Jum'at, 27 September 2024 - 13:17 WIB
loading...
A A A
Hal ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan dan ketertarikan investor terhadap pasar syariah, tapi juga instrumen di dalam portofolio mengalami apresiasi. Ini menunjukkan bahwa reksa dana menghasilkan imbal hasil yang relatif baik dan aset-aset dalam portofolio berkembang.

Sebagai salah satu pasar syariah terbesar di dunia, Indonesia terus mengalami perkembangan pesat dalam adopsi prinsip-prinsip syariah di berbagai produk keuangan. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk keuangan berbasis syariah berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor ini, menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di panggung keuangan syariah global. Indonesia menempati posisi ke-7 untuk negara dengan industri keuangan syariah terbesar di dunia.

Camar menyampaikan, bahwa penghargaan yang diterima oleh Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) menggarisbawahi kontribusi produk ini terhadap tren pertumbuhan yang sedang berlangsung dalam industri keuangan syariah. “Pencapaian Reksa Dana Haji Syariah (I-Hajj Syariah Fund) menjadi sebagai salah satu contoh nyata dari kesuksesan dan kepercayaan yang terus meningkat di pasar syariah Indonesia,” pungkas Camar.

Per 30 Agustus 2024, Reksa Dana I-Hajj Syariah Fund memiliki kinerja historis 6,16% berbanding benchmark Infovesta Sharia Fixed Income Fund Index 4.02% dalam 1 tahun terakhir (sumber: infovesta), menunjukkan bahwa I-Hajj Syariah Fund memiliki performa historis yang baik dan relatif stabil dibanding benchmarknya.

Namun lebih dari itu, I-Hajj Syariah Fund juga memberikan kesempatan bagi investornya untuk berkontribusi dalam memberangkatkan umrah/haji orang-orang yang belum mampu, namun memiliki peran besar di lingkungannya. Hingga kini, Reksa Dana I-Hajj Syariah Fund telah berhasil memberangkatkan 865 jemaah umrah/haji.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
PT IIM Buktikan Konsistensi...
PT IIM Buktikan Konsistensi Kinerja Historis dan Dampak Sosial di Tengah Volatilitas Pasar
Darunnajah Jadi Tuan...
Darunnajah Jadi Tuan Rumah Literasi Keuangan Syariah Nasional Bersama OJK
Kolaborasi Perkuat Akses...
Kolaborasi Perkuat Akses Reksa Dana Global Syariah Berbasis USD
Investasi Semakin Mudah,...
Investasi Semakin Mudah, BRI Hadirkan Fitur Reksa Dana di Super Apps BRImo
Rekomendasi
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
KPK Duga Rumah Jampidsus...
KPK Duga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah di Sentul Atas Nama Orang Lain
TASPEN Salurkan Santunan...
TASPEN Salurkan Santunan JKK dan JKM Rp1,08 Miliar untuk Dua Keluarga ASN di Kepri
Berita Terkini
Jetex dan Republik Manor...
Jetex dan Republik Manor Sinergi Kembangkan Layanan Aviasi Privat di Indonesia
Dampingi Presiden Resmikan...
Dampingi Presiden Resmikan Lima Bendungan, AHY: Perkuat Swasembada Pangan, Air dan Energi
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Infografis
Prabowo Sering Diejek...
Prabowo Sering Diejek karena Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved