Rapor Bursa Sepekan: IHSG Terpangkas, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp12.875 Triliun
Sabtu, 28 September 2024 - 09:21 WIB
loading...
IHSG dalam sepekan mengalami penurunan, namun transaksi harian mengalami peningkatan.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghimpun sejumlah data perdagangan saham dalam sepekan. Sejumlah perubahan melengkapi rapor transaksi bursa dalam sepekan.
Selama periode 23-27 September 2024, terjadi peningkatan rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 9,64 persen menjadi Rp16,36 triliun dari Rp14,92 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga : IHSG Berakhir Memerah usai Seharian Melemah, Ada 312 Saham Berjatuhan
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan mengalami peningkatan 5,33 persen menjadi 1,33 juta kali transaksi dari 1,26 juta kali transaksi pada pekan yang lalu.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru terpangkas 0,60 persen ke level 7.696.91, dari sebelumnya 7.743,00.
Dalam kurun waktu sepekan, bursa juga menerima tiga obligasi berkelanjutan dari BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024. Ketiganya total bernilai Rp600 miliar.
Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia atas Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 adalah AA-(idn) (double A minus) dengan Wali Amanat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).
Selama periode 23-27 September 2024, terjadi peningkatan rata-rata nilai transaksi harian bursa sebesar 9,64 persen menjadi Rp16,36 triliun dari Rp14,92 triliun pada pekan sebelumnya.
Baca Juga : IHSG Berakhir Memerah usai Seharian Melemah, Ada 312 Saham Berjatuhan
Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan mengalami peningkatan 5,33 persen menjadi 1,33 juta kali transaksi dari 1,26 juta kali transaksi pada pekan yang lalu.
Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru terpangkas 0,60 persen ke level 7.696.91, dari sebelumnya 7.743,00.
Dalam kurun waktu sepekan, bursa juga menerima tiga obligasi berkelanjutan dari BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024. Ketiganya total bernilai Rp600 miliar.
Hasil pemeringkatan dari PT Fitch Ratings Indonesia atas Obligasi Berkelanjutan VI BFI Finance Indonesia Tahap I Tahun 2024 adalah AA-(idn) (double A minus) dengan Wali Amanat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN).
Lihat Juga :