alexametrics

Minimalkan Downtime Layanan, API dan Telkom Infra Teken Kerja Sama

loading...
Minimalkan Downtime Layanan, API dan Telkom Infra Teken Kerja Sama
PT Akses Prima Indonesia (API) menandatangani kontrak pemeliharaan Sistem Komunikasi Kabel Laut untuk penyediaan Cable Barge dengan Telkom Infra. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - PT Akses Prima Indonesia (API) yang merupakan pimpinan dalam Konsorsium AMS bersama PT Optic Marine Indonesia (OMI) menandatangani kontrak pemeliharaan Sistem Komunikasi Kabel Laut untuk penyediaan Cable Barge dengan PT Infrastruktur Telekomunikasi Indonesia (Telkom Infra).

Penandatangan kontrak ini resmi dilakukan Direktur Shared Service Telkom Infra Eko Harijadi, Direktur Utama API Teni Agustini dan Direktur Fleet & Operation Service OMI Johansyah Putra, Selasa (3/11) di Telkom Landmark Tower, Jakarta.

"Kontrak yang dinilai bersejarah bagi Konsorsium AMS ini mencakup penyediaan Cable Barge (Cable Orchestra) dengan base port di Batam serta penyediaan Depo Cable di lokasi yang sama," ujar Direktur Utama API, Teni Agustini.



Konsorsium AMS, sambung Teni, telah mengikuti proses pemilihan yang cukup panjang sebelum diberikan kepercayaan oleh Telkom Infra. Proses pemilihan ini telah dimulai pertengahan 2019 dengan mengundang dan melakukan seleksi terhadap beberapa pihak yang berpengalaman dalam pemeliharaan kabel laut.

"Ini dilakukan mengingat peran penting PT Telkom sebagai penyedia jalur utama yang memberikan akses langsung yang tercepat dari Asia Tenggara menuju belahan dunia lainnya. Sehingga dibutuhkan pihak yang mampu memberikan layanan terbaik saat terjadi gangguan pada kabel tersebut dan meminimalkan downtime layanan," beber Teni.

Dengan dukungan peralatan dan tenaga ahli yang tersedia, serta berbekal pengalaman sukses dalam melakukan penggelaran dan perbaikan kabel laut di laut dalam yang dilakukan oleh Optic Marine. Konsorsium AMS, kata Teni, optimistis mampu menjawab kepercayaan yang diberikan Telkom Infra ini.

"Kita lakukan dengan menjaga Key Performance Indicator yang telah ditetapkan yakni mengacu kepada standar performansi pemeliharaan kabel laut internasional," pungkas Teni.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak