alexametrics

IHSG Naik 39,24 Poin, Bursa Asia Menguat Merespon Negosiasi AS-China

loading...
IHSG Naik 39,24 Poin, Bursa Asia Menguat Merespon Negosiasi AS-China
IHSG pada Kamis ini ditutup naik 39,24 poin atau 0,64% ke level 6.152,12. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Mayoritas pasar saham di Asia Pasifik ditutup lebih tinggi pada Kamis (5/12/2019), karena investor menyambut baik perkembangan negosiasi dagang Amerika Serikat dan China.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis petang ini, ditutup naik 39,24 poin atau 0,64% ke level 6.152,12. Awal dagang, IHSG dibuka langsung berbalik menguat sebesar 19,16 poin atau 0,31% menjadi 6.132,04. Kamis ini, IHSG diperdagangkan di 6.131,59-6.157,93.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menguat, dengan empat sektor naik lebih dari 1%. Sektor aneka industri bertambah1,91%. Sektor perkebunan menguat 1,83%. Sektor tambang naik 1,55%. Sedangkan sektor industri dasar naik 1,18%.



Sektor infrastruktur lebih tinggi 0,90%. Sektor konstruksi naik 0,65%. Sektor keuangan menguat 0,59%. Sektor manufaktur bertambah 0,52%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 0,34%. Hanya sektor barang konsumen yang turun 0,33%.

Catatan dari 611 saham yang diperdagangkan, 236 menguat, 160 tetap dan 215 saham turun. Nilai transaksi saham Rp6,52 triliun dari 10,94 miliar unit saham, Transaksi bersih asing -Rp80,08 miliar, dengan aksi jual asing Rp2,10 triliun dan aksi beli asing Rp2,02 triliun.

Sementara itu, melansir dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,71% menjadi 23.300,09, karena saham perusahaan produsen robot Fanuc melonjak 1,98%. Indeks Topix bertambah 0,48% ke level 1.711,41.

Saham China Daratan naik pada hari ini, dengan Shanghai menguat 0,74% menjadi 2.899,47 dan Shenzhen melompat 1,147% ke posisi 1.626,97. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,59% menuju posisi 26.217,04.

Kospi Korea Selatan tergelincir 0,39% menjadi 2.060,74. Dan pasar saham Australia berbalik rebound, dengan lebih tinggi 1,16% menjadi 6.683,00. Kenaikan berkat data Biro Statistik Australia yang merilis pada Kamis ini, bahwa penjualan ritel bulan Oktober tumbuh 2,01%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak