Sucofindo Gelar SCIence Hackathon dan Festival Inovasi Bisnis

Sabtu, 05 Oktober 2024 - 10:27 WIB
loading...
Sucofindo Gelar SCIence...
Penyelenggaraan SCIence HackFest dan Festival Inovasi Bisnis tahun 2024 oleh PT Sucofindo. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - PT Sucofindo kembali menyelenggarakan Sucofindo Science Hackathon Festival (SCIence HackFest) dan Festival Inovasi Bisnis tahun 2024. Acara yang digelar 2-3 Oktober 2024 itu berkolaborasi dengan mahasiswa untuk membuat inovasi teknologi dan menghubungkan mereka ke dunia bisnis.

"Kami ingin menjadikan Sucofindo menjadi perusahaan digital testing, inspection, certification atau TIC dan green TIC. Kegiatan ini juga merupakan komitmen Sucofindo guna memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam memberikan efisiensi secara digital pada proses bisnis," kata Direktur Utama Sucofindo Jobi Triananda dalam keterangan pers, Sabtu (5/10/2024).

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Biang Kerok Kelas Menengah Banyak Kuras Tabungan

Jobi menambahkan, SCIence HackFest ini juga merupakan sebuah kompetisi inovasi terbuka yang bertujuan untuk mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi 4.0 dalam menghadapi tantangan di dunia industri.

"Tujuan acara ini, juga memperkuat sinergi antara teknologi dan kebutuhan global yang terus berkembang. Khususnya membangun ide-ide segar yang diharapkan dapat mengatasi tantangan yang dihadapi dunia, seperti upaya pengurangan karbon, keamanan siber, energi terbarukan, hingga transportasi berkelanjutan," tuturnya.

Jobi berharap hasil dari semua inovasi teknologi dapat memberikan kontribusi, tak hanya untuk Sucofindo, pelaku usaha, pemerintahan, namun juga berdampak positif bagi masayarakt secara luas. "Karena teknologi adalah kunci sebagai problem solver atas segala kebutuhan dan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha di tingkat global," tandasnya.

Ketua Panitia SCIence Hackfest 2024 Zulfikar Aspa mengatakan bahwa animo para peserta yang mendaftar luar biasa. Selain mahasiswa, perguruan tinggi, perusahaan-perusahaan swasta nasional maupun internasional juga terlibat dalam acara ini.

Baca Juga: Perang Timur Tengah Memanas, Kapal Serbu Amfibi AS Berlabuh di Siprus Yunani

"Secara keseluruhan, terdapat 53 tim dengan total sekitar 200 orang yang mendaftarkan diri dan terpilih menjadi 17 tim finalis di ajang kompetisi ini. Seluruh peserta terdiri atas pegawai Sucofindo, mahasiswa dari berbagai universitas, instansi, dan masyarakat umum," kata Zulfikar.

Salah satu finalis Science HackFest 2024 dari Telkom University, Vina Namira Andirna Andidi mengatakan bahwa dia dan timnya mengembangkan ide platform efisiensi proses perhitungan dan estimasi cadangan karbon di Indonesia. Platform tersebut adalah sistem yang dirancang untuk mendukung kegiatan perdagangan karbon di Indonesia, dengan tujuan mempermudah dan mempercepat proses pengukuran, perhitungan, serta estimasi cadangan karbon.

Platform ini nantinya akan membantu pemantauan, pelaporan, dan verifikasi (MRV) yang diperlukan dalam mekanisme perdagangan karbon. Dia berharap karyanya dapat menjadi karya nyata untuk diimplementasikan di berbagai industri perusahaan.

"Saya terdorong untuk melanjutkan proyek ini ke tahap yang lebih lanjut agar nantinya dapat diimplementasikan dan memberikan solusi nyata bagi pemerintah Indonesia," ucap Vina.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
Rekomendasi
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved