Gara-Gara Pandemi, Emiten Film Ini Arahkan Kameranya ke Layar Digital
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 13:06 WIB
loading...
Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT MD Pictures Tbk (FILM) siap menggenjot strategi digitalisasi jaringan over the top (OTT) di saat bioskop masih belum bisa diandalkan. Bahkan setelah izin operasional bioskop dikeluarkan, perseroan masih memprediksi jumlah penonton akan minim di masa awal pembukaan.
Tak ayal, rencana itu membuat saham emiten film tersebut mengalami lonjakan dalam perdagangan Kamis kemarin (27/8/2020). Hari ini (28/8/2020) saham FILM dibuka di posisi 234 saat pembukaan perdagangan dan sempat melesat ke level 250 pada pukul 09.05. ( Baca juga: Sama-Sama Jualan BBM Kek Pertamina, Perusahaan Ini Malah Untung )
Direktur Utama FILM Manoj Punjabi mengatakan, dirinya sangat optimistis sejak bulan Mei di saat jaringan OTT seperti Netflix semakin digemari masyarakat. "Kami sangat bergairah. Rasanya seperti dari dalam terowongan gelap lalu melihat cahaya terang. Awalnya kami kesulitan karena bioskop ditutup, tapi mulai bulan Mei kami semakin efisien dan mengandalkan media digital," ujar Manoj hari ini di IDX Channel.
Dirinya mengakui, strategi digitalisasi sangat penting saat ini. Hal ini karena model bisnis yang berbeda dengan media bioskop selama ini diandalkan. Menurutnya, momen larisnya jalur OTT saat ini sudah dinantikannya sejak empat tahun terakhir. Dengan demikian konten film yang dimiliki masih bisa menguntungkan.
"Nantinya untuk intellectual property atau IP yang unggulan akan tetap diputar di bioskop sebelum beredar di jaringan OTT," ujarnya.
Tak ayal, rencana itu membuat saham emiten film tersebut mengalami lonjakan dalam perdagangan Kamis kemarin (27/8/2020). Hari ini (28/8/2020) saham FILM dibuka di posisi 234 saat pembukaan perdagangan dan sempat melesat ke level 250 pada pukul 09.05. ( Baca juga: Sama-Sama Jualan BBM Kek Pertamina, Perusahaan Ini Malah Untung )
Direktur Utama FILM Manoj Punjabi mengatakan, dirinya sangat optimistis sejak bulan Mei di saat jaringan OTT seperti Netflix semakin digemari masyarakat. "Kami sangat bergairah. Rasanya seperti dari dalam terowongan gelap lalu melihat cahaya terang. Awalnya kami kesulitan karena bioskop ditutup, tapi mulai bulan Mei kami semakin efisien dan mengandalkan media digital," ujar Manoj hari ini di IDX Channel.
Dirinya mengakui, strategi digitalisasi sangat penting saat ini. Hal ini karena model bisnis yang berbeda dengan media bioskop selama ini diandalkan. Menurutnya, momen larisnya jalur OTT saat ini sudah dinantikannya sejak empat tahun terakhir. Dengan demikian konten film yang dimiliki masih bisa menguntungkan.
"Nantinya untuk intellectual property atau IP yang unggulan akan tetap diputar di bioskop sebelum beredar di jaringan OTT," ujarnya.
Lihat Juga :