HM Sampoerna Perkuat Program Kemitraan Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Rabu, 09 Oktober 2024 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
"Sebagai orang Jawa Tengah, saya sangat bangga bahwa tetangga saya sesama orang Jawa Tengah bisa menghasilkan tembakau berkualitas. Jerih payah Bapak Ibu dan petani-petani tembakau di Rembang membantu Sampoerna dapat terus eksis hingga saat ini," kata Ivan, dalam keterangan tertulis, Selasa (8/10/2024).
Peningkatan Kesejahteraan Petani Mitra
Slamet, salah satu petani mitra yang hadir dalam pertemuan itu mengaku senang bermitra dengan Sampoerna. Ia mengatakan program kemitraan ini membantunya meraup hasil yang lebih baik, dibandingkan tanaman lain yang ia tanam setiap musim kemarau dulu. Menurutnya, tembakau lebih menghasilkan. "Hasilnya (lebih) banyak tembakau," katanya kepada Ivan.
Bahkan, pundi yang ia peroleh dari pertanian tembakau tersebut membuatnya mampu membiayai anaknya hingga lulus di salah satu universitas terkemuka di Jawa Tengah. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelum saya menjadi petani mitra Sampoerna," ucap Slamet yang berasal dari Desa Megal, Kecamatan Pamotan.
Hal yang sama juga dikatakan Masyuri, petani mitra yang lain. Dari hasil menanam tembakau, dia mampu membeli sapi dan satu unit sepeda motor. Penghasilannya pun meningkat.
Baca Juga: Dukung Pertanian Modern di Kapuas, Kementan Dampingi Petani Milenial
Peningkatan Kesejahteraan Petani Mitra
Slamet, salah satu petani mitra yang hadir dalam pertemuan itu mengaku senang bermitra dengan Sampoerna. Ia mengatakan program kemitraan ini membantunya meraup hasil yang lebih baik, dibandingkan tanaman lain yang ia tanam setiap musim kemarau dulu. Menurutnya, tembakau lebih menghasilkan. "Hasilnya (lebih) banyak tembakau," katanya kepada Ivan.
Bahkan, pundi yang ia peroleh dari pertanian tembakau tersebut membuatnya mampu membiayai anaknya hingga lulus di salah satu universitas terkemuka di Jawa Tengah. Ini adalah sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelum saya menjadi petani mitra Sampoerna," ucap Slamet yang berasal dari Desa Megal, Kecamatan Pamotan.
Hal yang sama juga dikatakan Masyuri, petani mitra yang lain. Dari hasil menanam tembakau, dia mampu membeli sapi dan satu unit sepeda motor. Penghasilannya pun meningkat.
Baca Juga: Dukung Pertanian Modern di Kapuas, Kementan Dampingi Petani Milenial
Lihat Juga :