Kilang Pertamina Siap Kembangkan BBM Ramah Lingkungan
Kamis, 10 Oktober 2024 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Prabowo, Kabinet Gemuk, dan Ragam Sinyal dari Orang Dekatnya
Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arie Rachmadi dalam diskusi tersebut mengakui, penggunaan bahan bakar nabati adalah salah satu cara terbaik untuk menekan emisi yang selama ini banyak dihasilkan oleh kendaraan. Menurut dia, Indonesia berada di jalur yang tepat dengan keberhasilan program biodiesel, sejalan dengan tren global yang semakin mengarah pada penggunaan biofuel.
"Selanjutnya, salah satu fokus yang harusnya bisa dikejar adalah penggunaan gasoline ramah lingkungan. Sebab konsumsi (BBM) terbesar sebetulnya ada di bensin atau gasoline," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) Ali Ahmudi Achyak menilai tantangan terbesar untuk mendorong program biofuel selain kepastian pasokan bahan baku adalah harganya yang relatif lebih tinggi ketimbang bahan bakar fosil. Untuk itu, dia berharap ada dukungan dari pemerintah berupa insentif agar produksi maupun konsumsi biofuel meningkat.
"Harus ada kemauan baik dari pemerintah caranya dengan memberikan insentif untuk memastikan ketersediaan feedstock. Dalam hal ini feed in tariff bisa diterapkan," tandasnya.
Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arie Rachmadi dalam diskusi tersebut mengakui, penggunaan bahan bakar nabati adalah salah satu cara terbaik untuk menekan emisi yang selama ini banyak dihasilkan oleh kendaraan. Menurut dia, Indonesia berada di jalur yang tepat dengan keberhasilan program biodiesel, sejalan dengan tren global yang semakin mengarah pada penggunaan biofuel.
"Selanjutnya, salah satu fokus yang harusnya bisa dikejar adalah penggunaan gasoline ramah lingkungan. Sebab konsumsi (BBM) terbesar sebetulnya ada di bensin atau gasoline," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Center for Energy Security Studies (CESS) Ali Ahmudi Achyak menilai tantangan terbesar untuk mendorong program biofuel selain kepastian pasokan bahan baku adalah harganya yang relatif lebih tinggi ketimbang bahan bakar fosil. Untuk itu, dia berharap ada dukungan dari pemerintah berupa insentif agar produksi maupun konsumsi biofuel meningkat.
"Harus ada kemauan baik dari pemerintah caranya dengan memberikan insentif untuk memastikan ketersediaan feedstock. Dalam hal ini feed in tariff bisa diterapkan," tandasnya.
(fjo)
Lihat Juga :