AS Kembali Bela Israel, Armada Pengangkut Minyak Iran Dihantam Sanksi

Senin, 14 Oktober 2024 - 08:12 WIB
loading...
A A A
"Langkah AS untuk menjatuhkan sanksi tidak memiliki dasar hukum atau logis dan sama dengan membayar tebusan kepada rezim Israel yang nakal," katanya.

Setiap serangan terhadap sektor nuklir Iran akan membawa risiko eskalasi yang serius, sementara kerusakan pada industri minyaknya akan menyebabkan harga global meroket. Hingga pada gilirannya menaikkan biaya bahan bakar di Amerika menjelang pemilihan presiden bulan depan.

Baca Juga: Ekspor Minyak Iran Menutup 2022 di Level Tertinggi Tanpa Kesepakatan Nuklir

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Departemen Keuangan AS mengklaim bahwa sanksi terbaru akan menghambat upaya Iran "dalam menyalurkan pendapatan dari industri energinya untuk membiayai aktivitas yang mematikan dan mengganggu – termasuk pengembangan program nuklirnya, proliferasi rudal balistik dan kendaraan udara tak berawak (drone), dan dukungan untuk proksi teroris regional."

Namun, AS percaya bahwa program senjata nuklir Iran telah tertidur selama dua dekade terakhir, seperti dilaporkan Reuters pada hari Jumat, mengutip dua pejabat Amerika. "Kami menilai bahwa Pemimpin Tertinggi belum membuat keputusan untuk melanjutkan program senjata nuklir yang ditangguhkan Iran pada tahun 2003," kata juru bicara Kantor Direktur Intelijen Nasional (ODNI) kepada kantor berita itu, mengacu pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Lolos dari Blokade AS,...
Lolos dari Blokade AS, Tanker Raksasa Pengangkut 2 Juta Barel Minyak Lanjut Berlayar ke Vietnam
Hengkang dari OPEC,...
Hengkang dari OPEC, UEA Gandakan Kapasitas Ekspor Minyak di 2027
Kapal Tanker Raksasa...
Kapal Tanker Raksasa China Tembus Blokade Selat Hormuz, Bawa 2 Juta Barel Minyak Irak
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup 70 Hari, Pasokan Minyak Dunia Terkuras 1 Miliar Barel
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Rekomendasi
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Bukan Keriput, Ini Tanda...
Bukan Keriput, Ini Tanda Penuaan Wajah yang Mulai Muncul di Usia 35 Tahun
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved