Investasi Rp300 Miliar, GPRA Buka Nemuru Grand Suites di Jakarta
Selasa, 15 Oktober 2024 - 12:31 WIB
loading...
GPRA meresmikan jaringan hotel brand Nemuru di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) meresmikan jaringan hotel brand Nemuru, di jantung kawasan sibuk Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan. Nemuru Grand Suites merupakan properti hospitality keempat milik GPRA bersama Nemuru, operator hospitality yang mengusung nilai dan kultur Jepang dalam pelayanan dan manajemennya.
Presiden Direktur GPRA Arvin F Iskandar mengungkapkan, pihaknya mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp300 miliar untuk properti 21 lantai ini, termasuk untuk konstruksi dan lahan seluas 5.000 meter persegi. ”Kami optimistis sekali dengan proyek ini karena lokasinya sangat strategis. Tentu sangat prospektif. Jejaring dan marketnya pun sudah bagus,” kata Arvin dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).
Baca Juga: Park Hyatt Jakarta Perkuat Posisi sebagai MICE dan Luxury Hotel
Dia mengatakan, GPRA mematok target 15-20% pendapatan grup tahun ini berasal dari bisnis hospitality. Pada 2023, bisnis hospitality GPRA berkontribusi hampir 21% terhadap total pendapatan Rp459,53 miliar. Menurut ketua DPD Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta ini, Nemuru dengan bendera PT Oriental Makmur Hospitaliti akan menjadi tulang punggung operasional berbagai properti hospitality GPRA.
CEO Nemuru Ren Tobing menambahkan, Nemuru Grand Suites adalah properti hospitality keempat tahun ini setelah The Belezza Suites di Permata Hijau, Nemuru Hotel Ciputat dan Nemuru Villa Ubud Anyer. Dalam empat bulan ke depan, Nemuru akan sangat agresif ekspansi dengan target 12 hotel, serviced apartment dan villatel hingga Februari 2025. Antara lain mengoperasikan properti baru di Anyer, Serpong, Bekasi, Bandung, Bali, Surabaya dan Bogor. ”Kami juga masih proses pitching untuk mengoperasikan properti di Surabaya dan Balikpapan,” katanya.
Presiden Direktur GPRA Arvin F Iskandar mengungkapkan, pihaknya mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp300 miliar untuk properti 21 lantai ini, termasuk untuk konstruksi dan lahan seluas 5.000 meter persegi. ”Kami optimistis sekali dengan proyek ini karena lokasinya sangat strategis. Tentu sangat prospektif. Jejaring dan marketnya pun sudah bagus,” kata Arvin dalam keterangannya, Selasa (15/10/2024).
Baca Juga: Park Hyatt Jakarta Perkuat Posisi sebagai MICE dan Luxury Hotel
Dia mengatakan, GPRA mematok target 15-20% pendapatan grup tahun ini berasal dari bisnis hospitality. Pada 2023, bisnis hospitality GPRA berkontribusi hampir 21% terhadap total pendapatan Rp459,53 miliar. Menurut ketua DPD Realestat Indonesia (REI) DKI Jakarta ini, Nemuru dengan bendera PT Oriental Makmur Hospitaliti akan menjadi tulang punggung operasional berbagai properti hospitality GPRA.
CEO Nemuru Ren Tobing menambahkan, Nemuru Grand Suites adalah properti hospitality keempat tahun ini setelah The Belezza Suites di Permata Hijau, Nemuru Hotel Ciputat dan Nemuru Villa Ubud Anyer. Dalam empat bulan ke depan, Nemuru akan sangat agresif ekspansi dengan target 12 hotel, serviced apartment dan villatel hingga Februari 2025. Antara lain mengoperasikan properti baru di Anyer, Serpong, Bekasi, Bandung, Bali, Surabaya dan Bogor. ”Kami juga masih proses pitching untuk mengoperasikan properti di Surabaya dan Balikpapan,” katanya.
Lihat Juga :