Siap Kerja Keras Dukung Visi Prabowo, Erick Thohir Bakal Sisakan 30 BUMN
Selasa, 22 Oktober 2024 - 16:10 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir menekankan, bakal bekerja lebih keras lagi untuk profesionalisme dan transparan usai mendapat kepercayaan dari Presiden Prabowo Subianto untuk kembali menahkodai Kementerian BUMN. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menekankan, bakal bekerja lebih keras lagi untuk profesionalisme dan transparan usai mendapat kepercayaan dari Presiden Prabowo Subianto untuk kembali menahkodai Kementerian BUMN.
"Yang penting waktu dilantik itu ada amanah yang dititipkan bahwa loyal kepada presiden dan juga memastikan program itu bisa berjalan dengan baik untuk rakyatnya sesuai dengan visi Beliau. Artinya, kita di Kementerian BUMN harus bekerja lebih keras lagi untuk profesionalisme dan transparan," ujar Erick saat tiba kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca Juga: Lengkap, Ini Profil dan Harta Kekayaan 3 Wamen BUMN di Kabinet Merah Putih Prabowo
Sebagai pembantu presiden, Erick memastikan akan menjaga visi Prabowo, yang mana akan terus meningkatkan kolaborasi bersama swasta dan juga UMKM. Erick mengaku akan melanjutkan program perampingan BUMN hingga tersisa 30 BUMN untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing BUMN ke depan.
"Dengan market yang terbuka ini, keseimbangan itu terjadi, antara swasta, UMKM dan juga investasi dari dalam dan luar negeri. Ini yang kita coba seimbangkan," ucap Erick.
"Yang penting waktu dilantik itu ada amanah yang dititipkan bahwa loyal kepada presiden dan juga memastikan program itu bisa berjalan dengan baik untuk rakyatnya sesuai dengan visi Beliau. Artinya, kita di Kementerian BUMN harus bekerja lebih keras lagi untuk profesionalisme dan transparan," ujar Erick saat tiba kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (21/10/2024).
Baca Juga: Lengkap, Ini Profil dan Harta Kekayaan 3 Wamen BUMN di Kabinet Merah Putih Prabowo
Sebagai pembantu presiden, Erick memastikan akan menjaga visi Prabowo, yang mana akan terus meningkatkan kolaborasi bersama swasta dan juga UMKM. Erick mengaku akan melanjutkan program perampingan BUMN hingga tersisa 30 BUMN untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing BUMN ke depan.
"Dengan market yang terbuka ini, keseimbangan itu terjadi, antara swasta, UMKM dan juga investasi dari dalam dan luar negeri. Ini yang kita coba seimbangkan," ucap Erick.
Lihat Juga :