PT Beurer Bangun Pabrik Baru, Dukung Kemandirian Kesehatan Indonesia
Senin, 21 Oktober 2024 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Adapun, pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi cek tensi, gula darah, asam urat, ataupun potensi-potensi penyakit katastropik lain. Merespons hal ini, PT beurer Indonesia selaku perusahaan produsen alat Kesehatan terkemuka asal Jerman yang telah berdiri sejak tahun 1919 menghadirkan pabrik di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia menekankan pentingnya penyediaan alat-alat diagnostik yang bermutu untuk intervensi penyakit lebih tepat demi meningkatkan kesehatan masyarakat dan mensukseskan program kesehatan yang dicanangkan pemerintah Indonesia.
“Tugas pemerintah memastikan masyarakat untuk sehat sehingga kami berharap setiap rumah ada satu orang yang peduli kesehatan untuk merawat keluarganya dan berbagai program kesehatan ini penting didukung oleh penyediaan alat-alat untuk diagnostik yang baik dan bermutu dengan harga terjangkau, sehingga intervensi yang dilakukan juga lebih cepat dan tepat,"ujar Lucia Rizka Andalusia saat pembukaan pabrik alat kesehatan PT beurer Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, kemarin.
Menurut alumnus Farmasi dan Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia ini, penyediaan alat diagnostik yang bermutu perlu mengutamakan ketersediaan, keterjangkauan, dan aksesibilitas. "Diagnosis yang tepat sasaran dan akurat dapat membantu, sehingga kita bisa mengurangi pengobatan yang tidak perlu jika diagnosisnya tepat," ucapnya.
Untuk melakukan program pemerintah dalam bidang kesehatan ini kementerian kesehatan melaksanakan transformasi kesehatan yakni kesehatan primer ditingkatkan.
Dengan demikian tidak menuju pengobatan, mengingat biaya tinggi. Untuk itu, upaya ini membutuhkan kegiatan skreening termasuk dengan alat alat kesehatan yang bisa digunakan di rumah tangga agar mencegah penyakit yang lebih kronis.
“Pemerintah terus mendorong supaya produksi alat skreening ini lebih banyak sehingga bisa menjadi alat deteksi dini alhasil dengan tingkatkan cakupan skrining dan diagnosis kita bisa intervensi penyakit lebih cepat dan menyediakan alat-alat diagnostik yang lebih terjangkau,” imbuhnya.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Lucia Rizka Andalusia menekankan pentingnya penyediaan alat-alat diagnostik yang bermutu untuk intervensi penyakit lebih tepat demi meningkatkan kesehatan masyarakat dan mensukseskan program kesehatan yang dicanangkan pemerintah Indonesia.
“Tugas pemerintah memastikan masyarakat untuk sehat sehingga kami berharap setiap rumah ada satu orang yang peduli kesehatan untuk merawat keluarganya dan berbagai program kesehatan ini penting didukung oleh penyediaan alat-alat untuk diagnostik yang baik dan bermutu dengan harga terjangkau, sehingga intervensi yang dilakukan juga lebih cepat dan tepat,"ujar Lucia Rizka Andalusia saat pembukaan pabrik alat kesehatan PT beurer Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal, kemarin.
Menurut alumnus Farmasi dan Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia ini, penyediaan alat diagnostik yang bermutu perlu mengutamakan ketersediaan, keterjangkauan, dan aksesibilitas. "Diagnosis yang tepat sasaran dan akurat dapat membantu, sehingga kita bisa mengurangi pengobatan yang tidak perlu jika diagnosisnya tepat," ucapnya.
Untuk melakukan program pemerintah dalam bidang kesehatan ini kementerian kesehatan melaksanakan transformasi kesehatan yakni kesehatan primer ditingkatkan.
Dengan demikian tidak menuju pengobatan, mengingat biaya tinggi. Untuk itu, upaya ini membutuhkan kegiatan skreening termasuk dengan alat alat kesehatan yang bisa digunakan di rumah tangga agar mencegah penyakit yang lebih kronis.
“Pemerintah terus mendorong supaya produksi alat skreening ini lebih banyak sehingga bisa menjadi alat deteksi dini alhasil dengan tingkatkan cakupan skrining dan diagnosis kita bisa intervensi penyakit lebih cepat dan menyediakan alat-alat diagnostik yang lebih terjangkau,” imbuhnya.
Lihat Juga :