Anindya Bakrie: Kadin Indonesia Fokus pada Pemberdayaan Daerah dan Masuknya Investasi
Kamis, 24 Oktober 2024 - 20:16 WIB
loading...
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2024-2029, Anindya Bakrie akan fokus pada pemberdayaan daerah dan memastikan masuknya investasi. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia 2024-2029, Anindya Bakrie akan fokus pada pemberdayaan daerah dan memastikan masuknya investasi . Demikian disampaikan Anindya dalam acara “Dialog Ekonomi Kadin Bersama Pimpinan Dewan Kadin Indonesia” di Menara Kadin Indonesia lantai 29, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/10).
“Untuk mendukung itu, di Kadin ada dua pemegang saham utama, yaitu Kadin Provinsi dan Anggota Luar Biasa (ALB) atau asosiasi dan himpunan. Dari Kadin Provinsi termasuk Kadin Kabupaten/Kota, merekalah yang menggerakkan ekonomi sampai ke (sekitar) 580-an Kabupaten/Kota. Dan selain itu, karena Kadin berdasarkan UU No. 1 tahun 1987 sebagai satu-satunya wadah dunia usaha, (maka) ALB di bawah Kadin (juga) bisa memberikan masukan-masukan dan kebijakan yang dianggap perlu dari duniausaha,” Anindya.
Baca Juga: Prabowo Bakal Evaluasi Rutin Menteri dan Wamen, Ini Bocoran Kapan Waktunya
Selain Anindya, turut menjadi pembicara yaitu Ketua Dewan Usaha Kadin Indonesia 2024 – 2029 Chairul Tanjung, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia 2024 – 2029 Hashim S Djojohadikusumo, dan Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia 2024 – 2029 Rosan P. Roeslani.
Anindya menyatakan, Kadin Indonesia optimistis dapat mengarungi berbagai tantangan guna mencapai harapan dan peluang dalam mendukung target bertahap pertumbuhan ekonomi 8% pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
“Optimistis dengan tetap waspada. Pemerintahan Prabowo ini berkelanjutan dan inklusif sesuai pengarahan beliau (Prabowo) yang intinya (kita semua) maju bersama. Dan kami (Kadin) berharap mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ada audiensi dengan Bapak Presiden," terangnya.
“Untuk mendukung itu, di Kadin ada dua pemegang saham utama, yaitu Kadin Provinsi dan Anggota Luar Biasa (ALB) atau asosiasi dan himpunan. Dari Kadin Provinsi termasuk Kadin Kabupaten/Kota, merekalah yang menggerakkan ekonomi sampai ke (sekitar) 580-an Kabupaten/Kota. Dan selain itu, karena Kadin berdasarkan UU No. 1 tahun 1987 sebagai satu-satunya wadah dunia usaha, (maka) ALB di bawah Kadin (juga) bisa memberikan masukan-masukan dan kebijakan yang dianggap perlu dari duniausaha,” Anindya.
Baca Juga: Prabowo Bakal Evaluasi Rutin Menteri dan Wamen, Ini Bocoran Kapan Waktunya
Selain Anindya, turut menjadi pembicara yaitu Ketua Dewan Usaha Kadin Indonesia 2024 – 2029 Chairul Tanjung, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia 2024 – 2029 Hashim S Djojohadikusumo, dan Ketua Dewan Kehormatan Kadin Indonesia 2024 – 2029 Rosan P. Roeslani.
Anindya menyatakan, Kadin Indonesia optimistis dapat mengarungi berbagai tantangan guna mencapai harapan dan peluang dalam mendukung target bertahap pertumbuhan ekonomi 8% pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.
“Optimistis dengan tetap waspada. Pemerintahan Prabowo ini berkelanjutan dan inklusif sesuai pengarahan beliau (Prabowo) yang intinya (kita semua) maju bersama. Dan kami (Kadin) berharap mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ada audiensi dengan Bapak Presiden," terangnya.
Lihat Juga :