Transformasi Bisnis Unilever Dinilai Tepat Respons Perubahan Pasar

Jum'at, 25 Oktober 2024 - 17:56 WIB
loading...
Transformasi Bisnis...
Langkah Unilever Indonesia untuk bertransformasi adalah strategi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas terhadap dinamika pasar. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk dalam rilis kinerja kuartal-III 2024 meraih profit Rp3 triliun dari nilai penjualan Rp27,4 triliun, meski masih dalam fase pemulihan kinerja emiten "UNVR" ini masih bisa dikatakan tangguh menimbang faktor eksternal yang kompleks. Dalam paparan kinerja, Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap menjelaskan fokus aksi utama perseroan mencakup lini-lini penting penggerak kinerja termasuk kategori, distribusi, biaya, dan organisasi.

Bagi Benji, penguatan merek dan portofolio utama dilakukan melalui penyegaran format dari merek utama seperti Tresemme Serum, Ponds Sun Serum dan Royco Saus Tiram yang menghasilkan kontribusi positif dan diterima oleh pasar sejak diluncurkan. Hal ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk tetap relevan dan menarik minat konsumen.

Tata kelola inventori, dan distributive trade (DT) juga menjadi bagian strategi transformatif yang juga ditopang pola pemasaran yang efektif, dan memaksimalkan channel digital sesuai preferensi pasar. Hal ini juga menunjang efektivitas biaya promosi pada aspek pemasaran dan distribusi.

Baca Juga: Di Tengah Persaingan Ketat, Unilever Indonesia Bukukan Laba Rp3 Triliun

Benjie juga menambahkan bahwa perseroan kini tengah fokus menata prioritas dan alokasi sumber daya sejalan dengan rencana strategis perseroan untuk penguatan masa depan. Tidak lupa, semua upaya ini diperkuat oleh organisasi yang adaprif melalui transformasi berkelanjutan, termasuk perubahan di tingkat kepemimpinan.

"Kami sepenuhnya percaya bahwa ini adalah langkah yang tepat untuk dilakukan. Kami berkomitmen untuk bangkit lebih kuat, tangguh, dan siap meraih peluang di masa depan," ujar Benjie, dikutip Jumat (25/10/2024).

Menurutnya, transformasi ini diharapkan membawa budaya perbaikan berkelanjutan dan inovasi, menciptakan organisasi yang adaptif terhadap perubahan.

Benjie percaya bahwa transformasi organisasi akan membawa energi baru, budaya perbaikan berkelanjutan, dan inovasi. Dengan demikian, bisnis selalu siap untuk tantangan dan peluang di masa depan.

"Kami tetap fokus menghasilkan inovasi berkualitas dan konsisten untuk konsumen kami, sembari terus menavigasi lanskap pasar yang berkembang pesat," jelas Benjie.

Baca Juga: Sri Mulyani Angkat Bicara Soal Anggaran Gemuk Kabinet Prabowo

Human Capital Expert dan International Certified Organization Transformation, Lucia Nanny Lusida mengatakan transformasi ini juga sejalan dengan upaya sektor industri di tanah air yang terus mengintegrasikan berbagai sumber daya mulai dari modal, lahan, teknologi, hingga kekayaan intelektual sebagai sumber penciptaan nilai.

"Langkah Unilever Indonesia untuk bertransformasi adalah strategi yang tepat untuk meningkatkan efisiensi dan responsivitas terhadap dinamika pasar. Ini akan memungkinkan perusahaan untuk lebih gesit dalam menanggapi perubahan tren konsumen dan kondisi pasar yang semakin kompleks," ungkap Lucia.

Namun, Lucia menyoroti bahwa setiap tahun selalu ada selisih antara jumlah lulusan baru dan ketersediaan lapangan kerja. "Kita perlu merubah paradigma menjadi tetap kerja daripada sekedar mencari kerja tetap," tambahnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Ika Unpad Luncurkan...
Ika Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Transformasi Nasional
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Sentuhan Empati Pemimpin...
Sentuhan Empati Pemimpin Perempuan dalam Transformasi Industri Keuangan
Rekomendasi
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Jadwal Timnas Inggris...
Jadwal Timnas Inggris vs Kosta Rika dan Portugal vs Nigeria Live di VISION+
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Berita Terkini
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Tsingshan Dorong Kolaborasi...
Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Infografis
Respons Donald Trump...
Respons Donald Trump usai Gambarnya sebagai Paus Viral
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved