5 Negara dengan Cadangan Nikel Terbanyak di Dunia, Indonesia Menjadi Raja Diraja
Minggu, 27 Oktober 2024 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
4. Rusia
Cadangan nikel: 8,3 juta metrik ton
Rusia, produsen nikel terbesar keempat di dunia pada tahun 2023, memiliki cadangan nikel yang sangat besar, yakni sebesar 8,3 juta metrik ton. Negara tersebut mengalami kemerosotan produksi tahun lalu, dengan produksi sebesar 200.000 MT dibandingkan dengan 222.000 MT pada tahun 2022. Baca Juga: Korea Utara Tuding G7 Jadi Klub Perang
5. Kaledonia Baru
Cadangan nikel: 7,1 juta metrik ton
Kaledonia Baru memiliki cadangan nikel terbesar kelima di dunia sebesar 7,1 juta metrik ton, dan Wilayah Prancis di Pasifik Selatan juga merupakan produsen nikel terbesar ketiga, dengan produksi sebesar 230.000 MT pada tahun 2023. Industri nikelnya merupakan pusat perekonomian Kaledonia Baru.
Secara historis, Kaledonia Baru menolak menjual bijih nikel secara langsung ke negara-negara konsumen nikel besar seperti China untuk mempertahankan industri peleburan dan pemurnian dalam negerinya, yang merupakan salah satu sumber pendapatan utamanya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Kaledonia Baru telah mulai mengekspor ke China, dengan 39,2% ekspor nikelnya pada tahun 2022 ditujukan ke negara Asia tersebut.
Cadangan nikel: 8,3 juta metrik ton
Rusia, produsen nikel terbesar keempat di dunia pada tahun 2023, memiliki cadangan nikel yang sangat besar, yakni sebesar 8,3 juta metrik ton. Negara tersebut mengalami kemerosotan produksi tahun lalu, dengan produksi sebesar 200.000 MT dibandingkan dengan 222.000 MT pada tahun 2022. Baca Juga: Korea Utara Tuding G7 Jadi Klub Perang
5. Kaledonia Baru
Cadangan nikel: 7,1 juta metrik ton
Kaledonia Baru memiliki cadangan nikel terbesar kelima di dunia sebesar 7,1 juta metrik ton, dan Wilayah Prancis di Pasifik Selatan juga merupakan produsen nikel terbesar ketiga, dengan produksi sebesar 230.000 MT pada tahun 2023. Industri nikelnya merupakan pusat perekonomian Kaledonia Baru.
Secara historis, Kaledonia Baru menolak menjual bijih nikel secara langsung ke negara-negara konsumen nikel besar seperti China untuk mempertahankan industri peleburan dan pemurnian dalam negerinya, yang merupakan salah satu sumber pendapatan utamanya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Kaledonia Baru telah mulai mengekspor ke China, dengan 39,2% ekspor nikelnya pada tahun 2022 ditujukan ke negara Asia tersebut.
(nng)
Lihat Juga :