Kelola Tantangan dan Dinamika Lingkungan Bisnis, PGN Jaga Kinerja Positif Triwulan III 2024
Kamis, 31 Oktober 2024 - 14:32 WIB
loading...
Direktur Utama PGN Arief S Handoko. (Foto: dok PGN)
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina terus menjaga kinerja operasi dan keuangan perusahaan dalam optimalisasi pemanfaatan energi ramah lingkungan gas bumi. Hal ini tercermin dalam Laporan Konsolidasian Periode Triwulan 3 – 2024.
Sampai dengan akhir September 2024, PGN membukukan pendapatan sebesar 2,8 miliar Dolar AS atau bertumbuh sekitar 5 persen dibanding periode yang sama pada 2023. Kemudian, pada laba operasi dan EBITDA masing-masing diperoleh sebesar 415,7 juta dolar AS dan 852,0 juta dolar AS, serta laba bersih tercatat sejumlah 263,4 juta dolar AS.
“Dalam situasi yang menantang di tahun 2024, kami menerapkan berbagai strategi dan inisiatif untuk menjaga penyaluran volume gas bumi dan konsistensi dalam pencapaian kinerja keuangan," ujar Direktur Utama PGN Arief S Handoko.
“Optimalisasi pengelolaan volume gas bumi ditengah tantangan natural decline pasokan gas pipa dapat dimitigasi dengan baik dan penurunan beban keuangan pasca pelunasan obligasi merupakan salah satu faktor utama yang menyokong pencapaian kinerja keuangan ini," tambah Arief.
Kinerja operasi PGN mencatatkan kinerja volume penjualan niaga gas bumi 854 BBTUD, 57 BBTUD niaga LNG serta Terminal Use Aggreement (TUA) dan pemanfaatan kapasitas terminal LNG sebesar 69 BBTUD. Trading LNG global merupakan bisnis yang baru berjalan tahun ini sehingga berkontribusi juga atas kenaikan pendapatan terhadap tahun lalu.
Sampai dengan akhir September 2024, PGN membukukan pendapatan sebesar 2,8 miliar Dolar AS atau bertumbuh sekitar 5 persen dibanding periode yang sama pada 2023. Kemudian, pada laba operasi dan EBITDA masing-masing diperoleh sebesar 415,7 juta dolar AS dan 852,0 juta dolar AS, serta laba bersih tercatat sejumlah 263,4 juta dolar AS.
“Dalam situasi yang menantang di tahun 2024, kami menerapkan berbagai strategi dan inisiatif untuk menjaga penyaluran volume gas bumi dan konsistensi dalam pencapaian kinerja keuangan," ujar Direktur Utama PGN Arief S Handoko.
“Optimalisasi pengelolaan volume gas bumi ditengah tantangan natural decline pasokan gas pipa dapat dimitigasi dengan baik dan penurunan beban keuangan pasca pelunasan obligasi merupakan salah satu faktor utama yang menyokong pencapaian kinerja keuangan ini," tambah Arief.
Kinerja operasi PGN mencatatkan kinerja volume penjualan niaga gas bumi 854 BBTUD, 57 BBTUD niaga LNG serta Terminal Use Aggreement (TUA) dan pemanfaatan kapasitas terminal LNG sebesar 69 BBTUD. Trading LNG global merupakan bisnis yang baru berjalan tahun ini sehingga berkontribusi juga atas kenaikan pendapatan terhadap tahun lalu.
Lihat Juga :