Peluang Investasi dalam Tren Penurunan Suku Bunga

Kamis, 31 Oktober 2024 - 19:29 WIB
loading...
A A A
Insight Investments memiliki produk reksa dana pendapatan tetap dengan underlying mayoritas Obligasi Pemerintah berdurasi menengah ke panjang yaitu Insight Government Fund (I-Govt). I-Govt secara konsisten melampaui benchmark-nya, baik selama periode penurunan suku bunga maupun saat suku bunga meningkat, dengan fleksibilitas dalam menerapkan strategi durasi yang tepat sesuai kondisi market. Oleh karena itu, iGovt cocok bagi investor yg mengutamakan likuiditas, kualitas kredit yang baik dan memiliki potensi imbal hasil optimum saat periode penurunan suku bunga kedepannya.

Per 30 September 2024, Reksa Dana Insight Government Fund memiliki kinerja historis total return 7,73%, mengungguli benchmark Infovesta Fixed Income Fund Index 5,35% dalam 1 tahun terakhir. Dalam rangka mengambil momentum penurunan suku bunga, Insight Government Fund memiliki potensi peningkatan imbal hasil baik dari capital gain dan pendapatan kupon ke depannya.

Hal yang lebih menarik lagi, seluruh produk Reksa Dana Insight Investments memiliki program kontribusi sosial, sesuai dengan tagline Transforming Investments Into Social Impact. Reksa Dana Insight Government Fund ini memiliki program sosial yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal berkelanjutan, agar nantinya para pelaku UMKM yang mendapat bantuan memiliki kemandirian dalam mengelola komunitasnya dan mengembangkan usahanya.

Seperti contohnya program MATA (Masyarakat Terampil dan Berdaya) dengan berbagai kegiatan, diantaranya pelatihan wirausaha parfum, tata rias wajah, cuci AC dan wirausaha potong rambut yang dilakukan di wilayah Jabodetabek.

Penghargaan

Insight Investments kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Investment Manager Awards 2024 untuk kategori Reksa Dana Pendapatan Tetap pada periode 3 tahun dan 5 tahun. Apresiasi ini terhadap perusahaan Manajer Investasi yang memiliki produk-produk dengan penilaian terbaik yang dinilai dari evaluasi kinerja historis produk reksa dana yang dimiliki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Sucor AM Manfaatkan...
Sucor AM Manfaatkan Ajang Lari Perkuat Literasi Investasi
Tokenisasi ETF Buka...
Tokenisasi ETF Buka Akses Lebih Mudah Investasi S&P 500 dan Nasdaq
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Rekomendasi
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Digelar Hari Ini, Ruben...
Digelar Hari Ini, Ruben Onsu Siap Hadapi Sarwendah di Sidang Perdana Gugatan Hak Asuh Anak
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
Berita Terkini
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved