Trump Menang Pilpres AS 2024, Apa Artinya bagi Ekonomi Dunia?

Kamis, 07 November 2024 - 07:20 WIB
loading...
A A A
Dolar yang lebih mahal akan membuat barang-barang AS menjadi lebih mahal bagi negara lain secara umum. Hal ini juga akan membuat komoditas global yang dihargakan dalam dolar seperti minyak menjadi lebih mahal bagi pembeli yang membayar dengan mata uang lain. Baca Juga: Seberapa Kaya Robert F. Kennedy Jr? Capres Independen AS Penantang Trump dan Harris

5. Ketakutan Eropa

Selain kesulitan-kesulitan perdagangan dan tarif, sejumlah negara Eropa Timur khawatir bahwa Trump akan melemahkan atau bahkan merusak dukungan penting Amerika untuk NATO. Ketakutan ini, bersama dengan kekhawatiran mengenai masa depan perang di Ukraina dan siapa yang akan membayarnya, telah menekan sejumlah mata uang Eropa Timur seperti forint Hungaria.

Untuk menenangkan Trump, Eropa mungkin perlu meningkatkan pengeluaran pertahanannya secara umum dan dukungannya untuk Ukraina pada khususnya. Selain itu, banyak kebijakan Trump yang dapat menyebabkan inflasi yang berakar dari AS dan merugikan kemampuan negara-negara lain untuk meminjam uang.

"Secara keseluruhan, kebijakan-kebijakan tersebut akan memiliki konsekuensi-konsekuensi yang sangat negatif untuk Meksiko, tetapi juga untuk zona euro, dan berkorelasi erat dengan kawasan Eropa Tengah dan Timur," ujar Piotr Matys, analis FX senior di In Touch Capital Markets, mengatakan kepada kantor berita Bloomberg dikutip dari DW, Kamis (7/11/2024).

"Masa jabatan kedua Donald Trump akan menjadi tantangan yang lebih besar bagi industri Jerman dan Eropa dibandingkan masa jabatan pertamanya," kata Thilo Brodtmann, kepala Asosiasi Industri Teknik Mesin Jerman, memperingatkan dalam sebuah pernyataan.

"Kita harus secara khusus menanggapi pengumuman tarifnya dengan serius," kata Brodtmann, seraya menambahkan bahwa tarif akan membebani perdagangan global dan dapat memaksa China juga negara-negara Eropa untuk lebih mengembangkan kekuatan ekonomi mereka.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Berita Terkini
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved