Susu Impor Kuasai 80% Kebutuhan Nasional, Mentan Revisi Aturan

Sabtu, 16 November 2024 - 12:42 WIB
loading...
Susu Impor Kuasai 80%...
Mentan Amran Sulaiman mewajibkan industri menyerap susu produksi peternak lokal. FOTO/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Sebanyak 80% kebutuhan susu sapi dalam negeri dipenuhi sari impor . Hal itu tidak lepas dari aturan berupa peraturan presiden tahun 1998 yang membebaskan industri untuk tidak menyerap susu dari peternakan lokal.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (16/11/2024) mengatakan bahwa perpres tersebut mengakibatkan adanya peningkatan volume impor susu sapi nasional secara besar-besaran. Menurut Amran, dari sebelumnya volume impor susu hanya di angka 40%, terus melonjak hingga mencapai 80%.

Baca Juga: Belum Ada Makan Siang Gratis, Impor Susu Sapi Sudah Capai 257.300 Ton

"Ingat ini dulu itu tahun '97-98 dimana tidak ada kewajiban untuk menyerap susu. Apa yang terjadi, dulu kita impor 40% sekarang naik jadi 81%," ungkap Amran.

Karena itu, Mentan Amran mengaku telah merevisi aturan tersebut. Pemerintah kini mewajibkan industri menyerap susu dari peternakan lokal. Dengan revisi tersebut, ia berharap sektor persusuan Indonesia akan menjadi lebih baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Indonesia Impor Pangan...
Indonesia Impor Pangan hanya 5% dari 11 Komoditas
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Buka 3 Posko Bantu Korban Penipuan Investasi
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Program Tabungan Dahsyat...
Program Tabungan Dahsyat Arisan MNC Bank Perkuat Loyalitas Nasabah
Musim Liburan Sekolah,...
Musim Liburan Sekolah, 418.000 Pemudik Nikmati Diskon Penyeberangan ASDP
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved