AS Kembali di Tangan Trump, Mimpi China Jadikan Mata Uang Yuan Terkuat Bisa Terkubur

Minggu, 17 November 2024 - 08:50 WIB
loading...
A A A
Sementara, Jefferies Financial Group Inc memperkirakan nilai tukar harian yuan sekitar 8 yuan per dolar AS pada tahun 2025. Terakhir kali yuan berada di level tersebut pada 2006, saat George W Bush menjadi presiden dan ekonomi China lebih kecil dari Jerman.

Baca Juga: Rudal-rudal Hizbullah Serang 5 Pangkalan Militer Israel

Para analis mengatakan bahwa membiarkan yuan melemah adalah jalan yang paling sedikit perlawanannya, dan salah satu yang menguntungkan ekspor China jika AS menaikkan tarif. Namun, perdebatan sebenarnya adalah tentang seberapa banyak dan seberapa cepat PBOC akan membiarkan mata uangnya terdepresiasi.

Beijing merekayasa devaluasi yuan pada tahun 2015, ketika PBOC mengizinkan penurunan 1,9% pada tingkat suku bunga harian. Hal ini memicu arus keluar modal besar-besaran dan menyusutkan cadangan mata uang asing RRT. Hal ini juga memperkuat argumen AS bahwa negara ini adalah 'manipulator mata uang' sebuah sebutan yang dibuat secara resmi pada masa jabatan pertama Trump.

"Devaluasi yuan akan berarti tekanan ekonomi lebih lanjut dan masalah utang, serta ancaman dicap sebagai manipulator mata uang," kata kepala strategi investasi di Saxo Markets, Charu Chanana. Ia mengatakan bahwa langkah ini akan menambah ketegangan antara AS dan China.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Rekomendasi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Elon Musk: Drone Murah...
Elon Musk: Drone Murah China Bisa Hancurkan Jet Tempur F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved