Skor Risiko Lingkungan Rendah, BBNI Dapat Apresiasi dari Pelaku Pasar

Minggu, 17 November 2024 - 17:16 WIB
loading...
Skor Risiko Lingkungan...
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BBNI ) mendapatkan skor baik dari Sustainalytics terkait dengan implementasi tata kelola berbasis Environmental, Social & Governance (ESG) di tahun 2024. Skor risiko di aspek lingkungan yang rendah pun mendapat apresiasi dari pelaku pasar.

Skor ESG BBNI per akhir September 2024 berada di 23,2 mengacu pada Sustainalytics. Dengan skor tersebut, BBNI mendapatkan peringkat ke 6.405 dari total 15.080 perusahaan global yang dievaluasi. Dengan demikian, BBNI masuk ke jajaran top-50% perusahaan dengan implementasi ESG terbaik secara global.

Perlu diketahui, Sustainalytics merupakan sebuah platform yang terafiliasi dengan Morningstar yang fokus melakukan riset dan evaluasi keberjalanan implementasi ESG di berbagai perusahaan dengan skala internasional.

Baca Juga: BNI Raih Fasilitas Pinjaman Rp9,43 Triliun dari 6 Bank Asing

Salah satu komponen yang dievaluasi adalah risiko lingkungan. Untuk aspek ini BBNI memperoleh skor risiko 1,61 dan merupakan salah satu yang terendah jika dibandingkan dengan bank-bank dengan nilai kapitalisasi besar di Indonesia.

Berbagai inisiatif yang dilakukan BBNI untuk mendukung lingkungan yang berkalnjutan antara lain penerbitan obligasi hijau (green bond), penerapan sustainable link loan (SLL) dari sisi bisnis, inisiatif BNI WWF Affinity Cards untuk membantu konservasi serta BNI Amex Vibe Card yang menyasar generasi muda dan menggunakan bahan baku daur ulang.

Sementara dari sisi operasional, BBNI juga menerapkan green office culture atau budaya kantor hijau dari sisi operasional. Inisiatif ini meliputi sertifikasi green building (bangunan hijau), sistem pengelolaan air limbah di dua kantor utamanya, instalasi panel surya di Plaza BNI hingga adopsi paperless office administration system (E-Office). Salah satu implementasi ESG yang juga menjadi sorotan pelaku pasar adalah portofolio kredit berkelanjutan yang dimiliki oleh perseroan.

"Pembiayaan yang bertanggung jawab untuk kegiatan bisnis berkelanjutan termasuk portofolio hijau berjumlah Rp188 triliun atau 26% dari total pinjaman. Penerbitan obligasi hijau juga telah dimulai pada tahun 2022 sebesar Rp5 triliun, dengan 87% dari hasil telah dialokasikan sesuai dengan proyek hijau," tulis CFA analis Ciptadana Sekuritas, Erni Marsella Siahaan, dikutip Minggu (17/11/2024).

Baca Juga: Daftar 22 BUMN yang Direksi dan Komisaris Dirombak Erick Thohir

Riset Bina Artha Sekuritas juga turut menyinggung tata kelola ESG terutama untuk pembiayaan berkelanjutan yang dijalankan. Menurut laporan riset tersebut, portofolio pembiayaan berkelanjutan yang mencapai 26% juga didukung dengan debitur CPO-nya, yang 70%-nya sudah tersertifikasi RSPO dan/atau ISPO, sedangkan sisanya masih dalam proses sertifikasi.

Bahkan Bina Artha Sekuritas menjadikan inisiatif ESG yang dijalankan oleh perseroan sebagai salah satu pertimbangan untuk berinvestasi di saham BBNI.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
ASABRI Perkuat Investasi...
ASABRI Perkuat Investasi Sosial Melalui Program Berkelanjutan
Inisiatif Hijau Ajinomoto...
Inisiatif Hijau Ajinomoto Perkuat Kesejahteraan Berkelanjutan
Penerapan EMS Bantu...
Penerapan EMS Bantu Transparansi Energi untuk Laporan ESG
Pembangunan Ekonomi...
Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, Ciomy Ciptakan Lapangan Kerja di Garut
wondr BrightUp Cup 2025...
wondr BrightUp Cup 2025 Digelar, BNI Perluas Dukungan bagi Ekosistem Olahraga Nasional
BNI Salurkan Bantuan...
BNI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Padang dan Sibolga
Atlet Muda Indonesia...
Atlet Muda Indonesia Panen Gelar di Ajang Internasional Australia Open 2025
Rekomendasi
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Berita Terkini
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Infografis
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan dari Kapolri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved