Terlilit Utang Rp17 Triliun, Maskapai Penerbangan AS Tiba-tiba Bangkrut

Selasa, 19 November 2024 - 07:41 WIB
loading...
Terlilit Utang Rp17...
Maskapai penerbangan AS Spirit Airlines mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin (18/11). FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Maskapai penerbangan asal Florida, Amerika Serikat (AS) Spirit Airlines mengumumkan mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Senin (18/11), setelah berjuang dengan kerugian utang yang terus bertambah dan merger yang gagal selama masa jeda pascapandemi.

Perusahaan mengatakan dalam sebuah pernyataan di pasar saham bahwa mereka telah mendapatkan kesepakatan yang telah diatur sebelumnya dengan para pemegang obligasi yang mencakup pembiayaan sebesar USD300 juta untuk mempertahankan kelangsungan usahanya dengan rencana untuk mengakhiri kebangkrutan pada kuartal I-2024.

Baca Juga: AS Darurat Utang, Setiap Kepala Menanggung Beban Rp1,6 Miliar

Penjualan tiket dan semua operasi lainnya akan berlanjut seperti biasa, kata perusahaan dalam pernyataannya, yang dikeluarkan hanya 10 hari sebelum rekor jumlah pelancong yang diperkirakan akan mengudara pada hari Thanksgiving.

"Saya senang kami telah mencapai kesepakatan dengan supermayoritas pemegang obligasi loyalitas dan obligasi konversi kami mengenai rekapitalisasi komprehensif perusahaan, yang merupakan mosi percaya yang kuat terhadap Spirit dan rencana jangka panjang kami," ujar CEO dan presiden Spirit Airlines, Ted Christie, dalam sebuah pernyataan dikutip dari NBC News, Selasa (18/11/2024).

"Hal yang paling penting untuk diketahui adalah bahwa Anda dapat terus memesan dan terbang sekarang dan di masa depan," kata Christie dalam sebuah surat kepada para pelanggan.

Perusahaan yang berbasis di Dania Beach, Florida ini telah menangguhkan pembayaran utang sebesar USD1,1 miliar atau setara Rp17 triliun hingga tahun depan dan terakhir kali mendapatkan keuntungan pada 2019.

Kesepakatan ini disertai dengan komitmen investasi ekuitas sebesar $350 juta dari para pemegang obligasi, yang setara dengan USD795 juta utang yang belum dibayar.

Harga saham perusahaan turun dari USD3,22 menjadi USD1,15 minggu lalu setelah Wall Street Journal melaporkan bahwa perusahaan sedang bersiap-siap untuk mengajukan perlindungan kebangkrutan, dan ditutup pada USD1,07 pada hari Jumat.

Baca Juga: Rusia Janji Beri Respons Nyata Jika Diserang Rudal Canggih ATACMS AS

Perusahaan ini telah mengalami beberapa tahun yang penuh gejolak, dengan penarikan kembali mesin pada 2023 dan hakim Pengadilan Distrik AS yang memblokir rencana merger senilai USD3,8 miliar dengan JetBlue pada bulan Januari. Bulan lalu, Spirit mengatakan akan memangkas jumlah karyawan dan menjual 23 pesawat yang lebih tua untuk menghemat USD80 juta.

Para analis industri mengatakan pada saat itu bahwa keputusan pengadilan membuat Spirit tidak memiliki banyak pilihan selain menghadapi restrukturisasi dan kebangkrutan. Maskapai penerbangan mengalami kebangkrutan penyebabnya nyaris serupa, yakni tertekan beban utang.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Sangkal Merah...
Purbaya Sangkal Merah Putih Bond Jadi Celah Pencucian Uang, Singgung Peran Singapura
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Pilot Pesawat AMA PK-RCY...
Pilot Pesawat AMA PK-RCY yang Dibakar di Bandara Ipdeheik Papua Tewas
Rekomendasi
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan di PN Jaksel, Kubu Jokowi Sebut Mengulur Waktu
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved