Resmi Dibuka, Plastics & Rubber Indonesia 2024 Dorong Keberlanjutan Industri
Rabu, 20 November 2024 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berharap Plastics & Rubber Indonesia dapat memperkuat ekosistem industri plastik dan karet nasional, membantu industri menjadi lebih tangguh dan berdaya saing dalam menghadapi tantangan global. Selama 4 hari gelaran, pameran ditargetkan akan dihadiri oleh lebih 15.000 pengunjung," tambah Meysia.
Guna mengoptimalkan dukungan dan kontribusi positif pameran, Plastics & Rubber Indonesia juga menyelenggarakan program on-site, termasuk diskusi panel dan seminar yang membahas seputar kebijakan terbaru, tren global, serta tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan industri yang semakin kompleks dan dinamis.
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian Heru Kustanto mengatakan, pemerintah tengah berupaya meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri melalui kebijakan subtitusi impor dan peningkatan investasi di sektor petrokimia. "Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk dapat mencapai kemandirian industri plastik, mengingat kapasitas produksi dalam negeri masih belum cukup memenuhi kebutuhan domestik," tegasnya.
Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa nilai impor plastik Indonesia pada kuartal I-2024 mencapai USD233,15 miliar. Sementara, ekspornya hanya sebesar USD103,47 juta. Produsen dalam negeri saat ini baru mampu memenuhi sekitar 50-60% dari total kebutuhan bahan baku plastik nasional.
Baca Juga: Tulang-tulang Bangsa Raksasa Ditemukan di dalam Gua Nevada
Guna mengoptimalkan dukungan dan kontribusi positif pameran, Plastics & Rubber Indonesia juga menyelenggarakan program on-site, termasuk diskusi panel dan seminar yang membahas seputar kebijakan terbaru, tren global, serta tantangan yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan industri yang semakin kompleks dan dinamis.
Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri Kementerian Perindustrian Heru Kustanto mengatakan, pemerintah tengah berupaya meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri melalui kebijakan subtitusi impor dan peningkatan investasi di sektor petrokimia. "Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk dapat mencapai kemandirian industri plastik, mengingat kapasitas produksi dalam negeri masih belum cukup memenuhi kebutuhan domestik," tegasnya.
Data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyebutkan bahwa nilai impor plastik Indonesia pada kuartal I-2024 mencapai USD233,15 miliar. Sementara, ekspornya hanya sebesar USD103,47 juta. Produsen dalam negeri saat ini baru mampu memenuhi sekitar 50-60% dari total kebutuhan bahan baku plastik nasional.
Baca Juga: Tulang-tulang Bangsa Raksasa Ditemukan di dalam Gua Nevada
Lihat Juga :