Anak Usaha Grup Astra Agro Lestari Bantu Budidaya Sereh Wangi Suku Anak Dalam
Rabu, 20 November 2024 - 17:28 WIB
loading...
Tumenggung Grip, pemimpin kelompok Suku Anak Dalam yang telah melakukan budidaya sereh wangi yang difasilitasi Grup Astra Agro Lestari. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Guna membantu Suku Anak Dalam yang telah keluar dari hutan dan mulai melakukan budidaya, anak usaha Grup Astra Agro Lestari , PT Sari Aditya Loka (SAL) menyediakan Agriculture Learning Centre (ALC) untuk memberikan pengetahuan mengenai budidaya.
Asisten CSR PT SAL Slamet Riyadi menjelaskan, program budidaya yang melibatkan warga SAD dan UMKM di sekitar kebun adalah implementasi yang sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals nomor 1, yakni mengakhiri kemiskinan dan nomor 8 yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dan pekerjaan yang layak untuk semua.
Baca Juga: Suku Bunga Acuan Kembali Ditahan 6%, Begini Penjelasan BI
"Dengan terciptanya peningkatan yang lebih baik maka dapat menjadi satu kunci terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih utuh dan berkelanjutan. Program ini juga sejalan dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations melalui program Public Contribution," jelasnya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (20/11/2024).
Kelompok Suku Anak Dalam yang dikepalai Tumenggung Grip merupakan salah satu komunitas di Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) yang telah memanfaatkan Agriculture Learning Centre yang dinamai Suluh Rimbo tersebut. "Suluh Rimbo menjadi solusi alternatif bagi kami dalam pengembangan ekonomi masyarakat SAD yang melibatkan banyak pihak. Tentunya, dalam setiap pengelolaan kebun tersebut melibatkan langsung masyarakat kami," ujar Tumenggung Grip.
Asisten CSR PT SAL Slamet Riyadi menjelaskan, program budidaya yang melibatkan warga SAD dan UMKM di sekitar kebun adalah implementasi yang sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals nomor 1, yakni mengakhiri kemiskinan dan nomor 8 yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dan pekerjaan yang layak untuk semua.
Baca Juga: Suku Bunga Acuan Kembali Ditahan 6%, Begini Penjelasan BI
"Dengan terciptanya peningkatan yang lebih baik maka dapat menjadi satu kunci terciptanya kesejahteraan masyarakat yang lebih utuh dan berkelanjutan. Program ini juga sejalan dengan Astra 2030 Sustainability Aspirations melalui program Public Contribution," jelasnya dalam siaran pers yang diterima, Rabu (20/11/2024).
Kelompok Suku Anak Dalam yang dikepalai Tumenggung Grip merupakan salah satu komunitas di Taman Nasional Bukit Dua Belas (TNBD) yang telah memanfaatkan Agriculture Learning Centre yang dinamai Suluh Rimbo tersebut. "Suluh Rimbo menjadi solusi alternatif bagi kami dalam pengembangan ekonomi masyarakat SAD yang melibatkan banyak pihak. Tentunya, dalam setiap pengelolaan kebun tersebut melibatkan langsung masyarakat kami," ujar Tumenggung Grip.
Lihat Juga :