Sumber Daya Gas Bumi RI Melimpah, Ekonom Sarankan Pemerintah Lakukan Ini

Rabu, 20 November 2024 - 18:11 WIB
loading...
Sumber Daya Gas Bumi...
Pengamat menilai, faktor infrastruktur menjadi salah satu penghalang optimalisasi sektor gas bumi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki sumber daya gas bumi yang melimpah dan dinilai dapat memberikan manfaat besar terhadap perekonomian dan masyarakat. Terkait potensi besar gas bumi RI, Pemerhati Ekonomi Energi Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi memberikan beberapa catatan.

"Potensi gas bumi cukup besar, sumber gas bumi berlimpah, namun infrastruktur kita masih kurang," kata Fahmy dalam diskusi Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI (KoMPAN) dalam Diskusi Publik "Manfaat Pasar Gas Bumi PGN Bagi Masyarakat", Rabu (20/11/2024).

Baca Juga: Prospek Cerah Hulu Migas, Kebutuhan Gas Alam untuk Industri Masih Tinggi

Fahmy menilai, faktor infrastruktur menjadi salah satu penghalang optimalisasi sektor gas bumi. Hal ini disebut yang membuat investor belum banyak melirik sektor gas bumi.

"Infrastruktur itu harusnya dibangun oleh negara. Sehingga investor tertarik karena provitable," kata dia.

Fahmy menilai, pipa jaringan gas harus dibangun di daerah yang memiliki cadangan gas bumi di Indonesia. Dengan demikian, maka bukan tidak mungkin sektor gas bumi akan menjadi salah satu pemasukan negara yang besar

"Pipa jargas ini harus segera dibangun oleh pemerintah pusat yang berkolaborasi dengan Pemda. Karena saya yakin sektor ini dapat menguntungkan negara. Saya optimis dengan pemerintahan Prabowo," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, PLN EPI Teken 4 Perjanjian Jual Beli Gas dan LNG di IPA Convex 2026
Bahlil Pastikan Tak...
Bahlil Pastikan Tak Ada Pemangkasan Kuota Ekspor Gas KKKS
PGN Amankan Kesepakatan...
PGN Amankan Kesepakatan Strategis Pasokan Gas Bumi di IPA Convex 2026
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
ENRG Tegaskan Komitmen...
ENRG Tegaskan Komitmen Transparansi, Kinerja Investasi, dan Prospek Bisnis Berkelanjutan
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
RI Targetkan Proyek...
RI Targetkan Proyek Pengganti LPG Bisa Tembus 5,5 Juta Pengguna
Rekomendasi
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
Logo HUT ke-80 RI, Ini...
Logo HUT ke-80 RI, Ini Penjelasan Angka 80 Warna Merah-Putih dengan Garis Infinity
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved