Alasan Mengapa Ini Saatnya Mulai Berjualan di Ecommerce

Senin, 31 Agustus 2020 - 09:00 WIB
loading...
Alasan Mengapa Ini Saatnya...
Alasan Mengapa Ini Saatnya Mulai Berjualan di Ecommerce
A A A
Pandemi Covid-19 memang sudah merusak benar-benar sudah mengobrak-abrik tatanan ekonomi dunia yang sudah cukup “rapi”. Bayangkan saja, awal pandemi menyerang Indonesia, dalam waktu singkat banyak sekali karyawan yang harus dirumahkan. Bukan cuma itu, pengusaha pun sampai harus putar kepala untuk memastikan bisa mempertahankan bisnis mereka. Salah satu caranya yaitu dengan bisnis online dan memanfaatkan e-commerce.

Menurut e-commerce report dari Kredivo dan Katadata Insight Centre (KIC), mengatakan bahwa konsumen Indonesia semakin percaya dan nyaman dalam berbelanja online. Fakta yang didapat, jumlah rata-rata transaksi e-commerce per bulan dari kuartal pertama menuju kuartal terakhir pada 2019 terus meningkat. Puncak peningkatan ada di bulan Desember 2019 dengan jumlah transaksi lebih besar 22% daripada rata-rata jumlah transaksi bulanan.

Ditambah lagi, konsumen lebih yakin bertransaksi dalam nominal besar. Rata-rata nilai transaksi yang meningkat dari 2018 ke 2019 di tiga belas (13) kategori produk seperti komputer dan aksesorisnya. Ini menjadi kabar baik untuk para pebisnis yang menjual produk dengan harga tinggi, seperti gadget, elektronik, perlengkapan rumah dan lain sebagainya untuk membuat toko online di e-commerce.

Tidak hanya itu, masih banyak lagi alasan mengapa sekarang adalah waktu yang tepat untuk berjualan secara online di e-commerce. Apa saja itu? Mari simak ulasan berikut:

1. Jangkauan Pasar Lebih Luas
Ada perbedaan yang cukup signifikan antara bisnis online dan offline. Dalam jangkauan bisnis offline, tidak jarang perkembangan mentok pada area offline saja, baik dari segi marketing ataupun wilayah. Sekalinya melakukan ekspansi pasar ke daerah yang lebih luas, maka biaya dan waktu yang dibutuhkan cukup besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Nana Mirdad hingga Maia Estianty Ikut Resah
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved