Mengenal Scott Bessent, Investor yang Ditunjuk Trump Jadi Menkeu AS
Minggu, 24 November 2024 - 08:05 WIB
loading...
A
A
A
"Scott adalah salah satu investor terpintar dan tercerdas yang pernah bekerja untuk saya. Sama seperti George Soros, dia juga biasanya beberapa langkah lebih maju dari pasar," kata Michael Oliver Weinberg, seorang profesor Sekolah Bisnis Columbia dan penasihat investasi yang sebelumnya bekerja di bawah Bessent sebagai manajer portofolio di Soros Fund Management, seperti dilansir Reuters, Sabtu (23/11/2024).
Bessent, 62 tahun, mengatakan kesuksesannya datang setelah tumbuh besar dengan kecemasan finansial. Dia tumbuh di desa nelayan Little River, Carolina Selatan, tempat Bessent mengatakan ayahnya, seorang investor real estat, mengalami pasang surut. "Saya pernah mengalami kecemasan finansial dan saya tidak menginginkan itu terjadi pada keluarga mana pun," kata Bessent kepada sekutu Trump, Roger Stone, dalam wawancara baru-baru ini di acara radio Stone.
Baca Juga: Laksamana Amerika Ketir-ketir Rusia Bakal Bantu China Pangkas Dominasi Militer AS, Begini Caranya
Bessent kuliah di Yale College dan mempertimbangkan jurnalisme, tetapi, setelah lulus pada tahun 1984 dengan gelar ilmu politik, mengambil magang di Wall Street.
Dia bekerja untuk Chanos pada akhir 1980-an dan kemudian bergabung dengan Soros Fund Management, firma investasi makroekonomi terkenal milik Soros. Dia segera membantu Soros dan wakilnya Stanley Druckenmiller dalam perdagangan mereka yang paling terkenal - menjual pound Inggris pada tahun 1992, yang menghasilkan lebih dari USD1 miliar bagi perusahaan.
Bessent, 62 tahun, mengatakan kesuksesannya datang setelah tumbuh besar dengan kecemasan finansial. Dia tumbuh di desa nelayan Little River, Carolina Selatan, tempat Bessent mengatakan ayahnya, seorang investor real estat, mengalami pasang surut. "Saya pernah mengalami kecemasan finansial dan saya tidak menginginkan itu terjadi pada keluarga mana pun," kata Bessent kepada sekutu Trump, Roger Stone, dalam wawancara baru-baru ini di acara radio Stone.
Baca Juga: Laksamana Amerika Ketir-ketir Rusia Bakal Bantu China Pangkas Dominasi Militer AS, Begini Caranya
Bessent kuliah di Yale College dan mempertimbangkan jurnalisme, tetapi, setelah lulus pada tahun 1984 dengan gelar ilmu politik, mengambil magang di Wall Street.
Dia bekerja untuk Chanos pada akhir 1980-an dan kemudian bergabung dengan Soros Fund Management, firma investasi makroekonomi terkenal milik Soros. Dia segera membantu Soros dan wakilnya Stanley Druckenmiller dalam perdagangan mereka yang paling terkenal - menjual pound Inggris pada tahun 1992, yang menghasilkan lebih dari USD1 miliar bagi perusahaan.
Lihat Juga :