Co-firing Biomassa Jadi Pendongkrak Bauran Energi Nasional
Minggu, 24 November 2024 - 13:27 WIB
loading...
A
A
A
Di Lampung, pemanfaatan batang singkong mampu menggantikan 2.500 ton batu bara per bulan, melibatkan 23 pekerja dengan pendapatan rata-rata Rp80.000 per hari. Sementara di Aceh, pemanfaatan sekam padi menyerap 24 tenaga kerja dengan kapasitas 300 ton per bulan.
"Program ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Dengan memanfaatkan limbah, kita menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal sekaligus mendukung transisi energi hijau," jelas Anita.
Sebagai bagian dari transformasi hijau, PLN Grup tidak akan menandatangani kontrak baru untuk PLTU, melainkan memaksimalkan aset PLTU yang ada melalui cofiring biomassa. Dengan pendekatan ini, PLN dapat mengurangi biaya emisi hingga 18,5 juta ton CO2 menjadikannya solusi energi terbarukan yang cepat, murah, dan berdampak luas.
PLN EPI menegaskan bahwa pemanfaatan biomassa, baik dari limbah maupun tanaman energi, merupakan langkah strategis untuk mendukung target NZE 2060 serta meningkatkan kemandirian energi nasional.
"Program ini tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Dengan memanfaatkan limbah, kita menciptakan peluang kerja bagi masyarakat lokal sekaligus mendukung transisi energi hijau," jelas Anita.
Sebagai bagian dari transformasi hijau, PLN Grup tidak akan menandatangani kontrak baru untuk PLTU, melainkan memaksimalkan aset PLTU yang ada melalui cofiring biomassa. Dengan pendekatan ini, PLN dapat mengurangi biaya emisi hingga 18,5 juta ton CO2 menjadikannya solusi energi terbarukan yang cepat, murah, dan berdampak luas.
PLN EPI menegaskan bahwa pemanfaatan biomassa, baik dari limbah maupun tanaman energi, merupakan langkah strategis untuk mendukung target NZE 2060 serta meningkatkan kemandirian energi nasional.
(fjo)
Lihat Juga :