alexametrics

AS-China Berdamai, IHSG Reli Menembus 6.300

loading...
AS-China Berdamai, IHSG Reli Menembus 6.300
IHSG pada Selasa ini dibuka melanjutkan penguatan. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melaju pada perdagangan Selasa (14/1/2020), merespon kabar kesepakatan dagang fase pertama Amerika Serikat dan China. IHSG dibuka melanjutkan penguatan atau reli 12,32 poin atau 0,20% ke level 6.308,89.

Senin kemarin, IHSG ditutup meningkat 21,63 poin atau 0,34% ke level 6.296,57.

Sembilan dari 10 indeks sektoral menguat, dengan industri dasar memimpin penguatan sebesar 0,61%. Sektor aneka industri naik 0,60%. Sektor keuangan untung 0,57% dan sektor manufaktur menguat 0,25%. Satu-satunya pelemahan terjadai pada sektor infrastruktur yang melemah 0,47%.



Dari 514 saham yang diperdagangkan, 182 saham naik, 172 stagnan, dan 159 tertekan. Nilai transaksi saham Rp1,73 triliun dari 3,05 miliar unit. Untuk transaksi bersih asing Rp193,38 miliar, dengan aksi beli asing Rp704,38 miliar dan aksi jual asing Rp511,00 miliar.

Menjelang kesepakatan dagang fase pertama AS dan China yang akan berlangsung Rabu besok, juga mengangkat pasar saham Asia. Delegasi China dikabarkan telah tiba di Washington untuk meneken perjanjian dagang bersejarah, setelah kedua negara ekonomi terbesar dunia itu terlibat konflik dagang.

Melansir dari CNBC, Selasa (14/1/2020), pasar saham China dibuka menguat, dengan Shanghai bertambah 0,21%, Shenzhen naik 0,19% dan indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,16%. Nikkei 225 Jepang menanjak 0,74% dan Topix bertambah 0,23%, setelah Senin kemarin ditutup libur nasional.

Kospi Korea Selatan untung 0,72%, berkat kenaikan saham Samsung Electronics sebesar 1%, SK Hynix menguat 1,99% dan LG Electronics melompat 3,3%. Pasar saham Australia, ASX 200 juga menguat 0,63% berkat kenaikan saham-saham pertambangan, dengan Fortescue Metals menguat 1,44%, BHP Group naik 1,09%, dan Rio Tinto meraih untung 1,24%.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak