alexametrics

Tol Serang-Panimbang Mulai Dibangun Juli 2020 dan Ditarget Tuntas 2021

loading...
Tol Serang-Panimbang Mulai Dibangun Juli 2020 dan Ditarget Tuntas 2021
Jajaran Pemkab Pandeglang, Pemprov Banten, dan Kementerian PUPR saat membahas pembangunan jalan Tol Serang-Panimbang di Kantor Pemkab Pandeglang. Foto/Ist
A+ A-
PANDEGLANG - Tol Serang-Panimbang dinilai sebagai kunci keberhasilan dari pembangunan masyarakat Pandeglang, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang tengah berkembang pesat saat ini. Karena beroperasinya tol akan memudahkan wisatawan datang ke sana dan waktu tempuh menuju KEK Tanjung Lesung jadi lebih cepat.

Jadwal pembangunan tol Serang-Panimbang pun sudah ditentukan. Rencananya, pembangunan Tol Serang-Panimbang dimulai pada Juli 2020 dan ditargetkan selesai pada 2021. Demikian hasil dari rapat percepatan perkembanan jalan Tol Serang-Panimbang di Ruang Garuda Pemkab Pandeglang di Kabupaten Pandeglang, akhir pekan kemarin.

Hal ini diungkap Ibrahim Hasan, Kepala Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Serang-Panimbang sektor III Kementerian PUPR, Selasa (14/1/2019). "Untuk wilayah Pandeglang ini konstruksinya mulai sekitar Juli tahun ini. Mudah-mudahan sesuai target," kata Ibrahim, saat rapat yang dihadiri Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Nina Kartini beserta pihak terkait.



Saat ini, sambung dia, masih ada beberapa kendala terkait lahan, terutama masalah alas hak atas tanah. Karena di Kabupaten Pandeglang lebih banyak alas hak itu bukan satu tingkat."Kebanyakan dari Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), sementara SPPT itu bukan alas hak, jadi kami harus memastikan tidak terjadi salah pembayaran kepada warga,“ ucap Ibrahim.

Sementara untuk penyelesaian pembangunan Tol Serang-Panimbang untuk wilayah Pandeglang, Kementerian PUPR menargetkan di akhir 2021. "Hingga sampai saat ini progress-nya sudah 73%, berbeda dengan wilayah Serang dan Lebak yang ditarget selesai di akhir 2020 harus sudah beroperasi. Jadi memang Kabupaten Pandeglang paling terakhir," ungkap Ibrahim.

Ibrahim menegaskan, pembangunan fisik Tol Serang-Panimbang bakal dilakukan sesuai rencana, yakni bulan Juli 2020. Sementara untuk kendala yang menghambat saat ini akan diselesaikan secepatnya dengan berkoordinasi bersama semua pihak.

Menanggapi hal itu, Tanto Warsono Arban, Wakil Bupati Pandeglang, mengatakan, Pemkab Pandeglang akan terus mendukung agar pembangunan tol cepat terlaksana. Tanto mengaku siap membantu semua kebutuhan pemerintah pusat, apakah itu pembebasan lahan, mediasi, sosialisasi, dan sebagainya.

"Karena pembangunan tol ini masalahnya sangat kompleks, terutama pembebasan lahan. Karena hal tersebut berkaitan dengan berbagai pihak, baik itu institusi, vertikal dan yang paling utama adalah masyarakat,“ kata Tanto.

Lebih lanjut dia menuturkan, pembangunan Tol Serang-Panimbang merupakan kunci keberhasilan pembangunan bagi masyarakat Pandeglang. Oleh karena itu, Pemkab Pandeglang bersemangat dengan adanya proyek strategis tersebut. Sebab tol tersebut akan menjadi gerbang kemajuan bagi masyarakat dan Pemkab Pandeglang.

Sementara itu, Poernomo Siswoprasetijo, Direktur Utama PT Banten West Java selaku pengelola KEK Tanjung Lesung, mengatakan, pengumuman pembangunan Tol Serang-Panimbang semakin memacu untuk mengembangkan KEK Tanjung Lesung sesuai target kesepakatan yang dibuat oleh Pemkab Pandeglang dan Pemprov Banten. Sehingga begitu tol jadi dan beroperasi, wisatawan akan berbondong-bondong datang dan KEK Tanjung Lesung sudah siap secara akomodasi maupun fasilitas.

"Kalau sudah dapat kepastian target selesai tol seperti ini, pasti kami juga menyiapkan diri dengan mempercepat pembangunan. Sejauh ini pembangunan pengembangan sarana dan prasarana, sudah on progress. Pembangunan kamar hotel kita sudah kami kerjakan secara bertahap berikut juga pembangunan jalan," sebut Poernomo.

Dia optimistis jika lonjakan kunjungan wisata terjadi setelah Tol Serang-Panimbang beroperasi, KEK Tanjung Lesung bisa mengakomodir semua kebutuhan wisatawan, baik tempat tinggal, hiburan dan water activities. Sehingga KEK Tanjung Lesung yang merupakan salah satu anak usaha dari Jababeka Group bisa menjadi objek wisata favorit di Indonesia.

"Kami terus melakukan pengembangan pembangunan dan gencar melakukan promosi agar kunjungan wisatawan meningkat. Belum lama ini, kami merilis website experience tanjunglesung.com, sebuah platform e-commerce yang khusus menjual pariwisata di KEK Tanjung Lesung dan sekitarnya. Itu adalah sebuah terobosan yang kami buat untuk memudahkan wisatawan memilih dan mem-booking water activities dari tempat liburan yang dituju, sebelum akhirnya memilih hotel selama liburan di KEK Tanjung Lesung," pungkasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak