Bank BNI Dorong Ekosistem Kelautan dan Perikanan dari Hulu ke Hilir
Senin, 31 Agustus 2020 - 16:56 WIB
loading...
Bank BNI Jalin Sinergi Dorong Ekosistem Kelautan dan Perikanan dari Hulu ke Hilir. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem Kelautan dan Perikanan dari hulu ke hilir. Hal tersebut dibuktikan dengan dukungan BNI pada kegiatan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Maritim dan Investasi dengan Perum Perikanan Indonesia (Perindo).
Dalam kaitan ini, BNI hadir memberikan solusi layanan perbankan dari hulu ke hilir kepada ekosistem perikanan yang diinisiasi oleh Kemenko Bidang Maritim dan Investasi tersebut. Penandatanganan MoU antara Kemenko Bidang Maritim dan Investasi dengan Perindo tersebut dilaksanakan di Jakarta, Senin (31/8). BNI sebagai salah satu bank BUMN mendukung penuh kerjasama tersebut dengan semangat memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor Kelautan dan Perikanan.
Baca Juga: Bank BNI Salurkan Kredit PEN Rp12.03 Triliun
Peran BNI dalam kegiatan ini diwujudkan dengan memberikan literasi keuangan yang berkelanjutan, mulai dari pembukaan rekening bagi nelayan, bantuan permodalan baik pada UMKM, maupun korporasi yang tergabung dalam ekosistem Kelautan dan Perikanan, hingga pendampingan kepada Nelayan dan Pedagang Ikan, serta seluruh UMKM yang terlibat dalam ekosistem Kelautan dan Perikanan.
Pada bagian hulu, peran BNI diwujudkan dengan memberikan dukungan permodalan bagi Korporasi seperti Perum Perindo beserta mitra nelayan binaannya, sehingga pasokan ikan bagi masyarakat dapat terpenuhi. Demikian juga dengan dukungan digitalisasi, Nelayan tidak perlu takut kesulitan mencari ikan, dapat memenuhi seluruh kebutuhan melautnya, dan setelah kembali dari melaut telah ada pembeli yang siap mengambil hasil tangkapan Nelayan.
Pada bagian hilir, BNI juga berkomitmen memberikan bantuan permodalan dan pendampingan bagi Agen46 selaku agen Lakupandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) BNI serta UMKM yang berminat untuk bergabung menjadi outlet penjual ikan di seluruh Indonesia secara digital. Langkah ini diperlukan guna lebih memperkenalkan produk-produk hasil perikanan kepada masyarakat serta mendukung program Gemarikan dan Pasar Laut Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan, BNI proaktif mendorong program pemulihan ekonomi nasional, salah satu upayanya adalah dengan menggarap ekosistem di sektor Kelautan dan Perikanan. "Besarnya potensi sektor Kelautan dan Perikanan akan dapat meningkatkan literasi keuangan serta mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, BNI sebelumnya juga sudah menggarap sub sektor Kelautan Perikanan bidang pengolahan, penangkapan, budidaya, dan garam rakyat," ujarnya.
Dalam kaitan ini, BNI hadir memberikan solusi layanan perbankan dari hulu ke hilir kepada ekosistem perikanan yang diinisiasi oleh Kemenko Bidang Maritim dan Investasi tersebut. Penandatanganan MoU antara Kemenko Bidang Maritim dan Investasi dengan Perindo tersebut dilaksanakan di Jakarta, Senin (31/8). BNI sebagai salah satu bank BUMN mendukung penuh kerjasama tersebut dengan semangat memajukan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor Kelautan dan Perikanan.
Baca Juga: Bank BNI Salurkan Kredit PEN Rp12.03 Triliun
Peran BNI dalam kegiatan ini diwujudkan dengan memberikan literasi keuangan yang berkelanjutan, mulai dari pembukaan rekening bagi nelayan, bantuan permodalan baik pada UMKM, maupun korporasi yang tergabung dalam ekosistem Kelautan dan Perikanan, hingga pendampingan kepada Nelayan dan Pedagang Ikan, serta seluruh UMKM yang terlibat dalam ekosistem Kelautan dan Perikanan.
Pada bagian hulu, peran BNI diwujudkan dengan memberikan dukungan permodalan bagi Korporasi seperti Perum Perindo beserta mitra nelayan binaannya, sehingga pasokan ikan bagi masyarakat dapat terpenuhi. Demikian juga dengan dukungan digitalisasi, Nelayan tidak perlu takut kesulitan mencari ikan, dapat memenuhi seluruh kebutuhan melautnya, dan setelah kembali dari melaut telah ada pembeli yang siap mengambil hasil tangkapan Nelayan.
Pada bagian hilir, BNI juga berkomitmen memberikan bantuan permodalan dan pendampingan bagi Agen46 selaku agen Lakupandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif) BNI serta UMKM yang berminat untuk bergabung menjadi outlet penjual ikan di seluruh Indonesia secara digital. Langkah ini diperlukan guna lebih memperkenalkan produk-produk hasil perikanan kepada masyarakat serta mendukung program Gemarikan dan Pasar Laut Indonesia.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama BNI Herry Sidharta mengatakan, BNI proaktif mendorong program pemulihan ekonomi nasional, salah satu upayanya adalah dengan menggarap ekosistem di sektor Kelautan dan Perikanan. "Besarnya potensi sektor Kelautan dan Perikanan akan dapat meningkatkan literasi keuangan serta mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, BNI sebelumnya juga sudah menggarap sub sektor Kelautan Perikanan bidang pengolahan, penangkapan, budidaya, dan garam rakyat," ujarnya.
Lihat Juga :