Erick Thohir Pastikan Harga Tiket Garuda, Citilink, dan Pelita Air Turun 10%
Rabu, 04 Desember 2024 - 19:38 WIB
loading...
Menteri BUMN, Erick Thohir memastikan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Citilink Indonesia, dan Pelita Air Service (PAS) telah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10 persen untuk penerbangan domestik. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Citilink Indonesia, dan Pelita Air Service (PAS) telah menurunkan harga tiket pesawat sebesar 10% untuk penerbangan domestik.Aksi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto bahwa perusahaan maskapai perlu menurunkan tarif tiket saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
“Tadi saya bersama-sama ngecek harga tiket tadi, Garuda bener-bener tadi ya (turun), Citilink tadi saya cek bener, Pelita bener gak? Lupa saya, oh Pelita juga benar,” ujar Erick saat meninjau persiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Rabu (4/12/2024).
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat di Indonesia: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga
Turunnya harga tiket pesawat maskapai penerbangan pelat merah juga hasil kolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports dan PT Pertamina (Persero). Pasalnya, harga avtur alias bahan bakar hingga pajak bandara merupakan komponen utama harga tiket pesawat. Soal ini, Erick enggan merinci lebih jauh.
“Dan ini juga berkat tadi, terima kasih kepada Pertamina dan InJourney Airports bagaimana kita coba membantu harga tiket lebih baik sesuai dengan instruksi bapak Presiden,” paparnya.
“Tadi saya bersama-sama ngecek harga tiket tadi, Garuda bener-bener tadi ya (turun), Citilink tadi saya cek bener, Pelita bener gak? Lupa saya, oh Pelita juga benar,” ujar Erick saat meninjau persiapan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Rabu (4/12/2024).
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat di Indonesia: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga
Turunnya harga tiket pesawat maskapai penerbangan pelat merah juga hasil kolaborasi dengan PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports dan PT Pertamina (Persero). Pasalnya, harga avtur alias bahan bakar hingga pajak bandara merupakan komponen utama harga tiket pesawat. Soal ini, Erick enggan merinci lebih jauh.
“Dan ini juga berkat tadi, terima kasih kepada Pertamina dan InJourney Airports bagaimana kita coba membantu harga tiket lebih baik sesuai dengan instruksi bapak Presiden,” paparnya.
Lihat Juga :