Tak Gubris Sanksi Barat, Banyak Perusahaan AS dan Eropa Tetap Beroperasi di Rusia

Kamis, 05 Desember 2024 - 07:23 WIB
loading...
A A A
"Secara khusus, perusahaan-perusahaan besar di Uni Eropa tutup, yang lain menderita kerugian. Industri kaca, kimia, produksi pupuk dan pertanian mengalami kerugian serius karena mereka telah kehilangan pasar Rusia," jelasnya.

Baca Juga: Rubel Merosot Tajam, Putin Minta Warga Rusia Tidak Panik

Putin menekankan bahwa ekonomi Jerman khususnya telah mengalami pukulan terbesar akibat sanksi yang dijatuhkan pada Rusia. Seluruh perusahaan tutup karena hilangnya energi dan bahan baku Rusia, yang mempengaruhi sektor ekonomi paling penting di negara itu, seperti industri mobil.

Putin mengatakan bahwa banyak negara Barat telah menunjukkan diri mereka sebagai mitra yang tidak dapat diandalkan dan menunjukkan bahwa banyak bisnis dan seluruh industri di Rusia menghadapi tantangan serius karena sanksi dan keluarnya perusahaan-perusahaan asing. Meskipun demikian, "pintu kami selalu terbuka," kata presiden kepada para hadirin di forum tersebut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Jalan Terjal Iran di...
Jalan Terjal Iran di Piala Dunia 2026: Visa Ditolak dan dalam Kepungan Senjata
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,1...
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bitung Sulawesi Utara, Dirasakan di Manado dan Ternate
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Berita Terkini
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rusia Perluas Kuota...
Rusia Perluas Kuota Kuliah Gratis, Cetak Ahli Minyak hingga IT dari Indonesia
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved