Jababeka Luncurkan Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja
Kamis, 05 Desember 2024 - 08:00 WIB
loading...
PT Jababeka Tbk resmi meluncurkan Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja sebagai wujud komitmen mendukung penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Jababeka Tbk resmi meluncurkan Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja sebagai wujud komitmen mendukung penempatan tenaga kerja penyandang disabilitas. Program ini diresmikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam acara Advokasi Penempatan Tenaga Kerja PenyandangDisabilitas yang dilaksanakan oleh Direktorat Bina Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri di Holiday Inn Cikarang Jababeka, Senin (25/11) lalu.
"Ini adalah suatu prioritas yang penting yang harus kita perhatikan bersama dan ini juga sejalan astacita Pak Presiden Prabowo, astacita ke 4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan serta penguatan perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas," ujar Menaker Yassierli, melalui siaran pers, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga: Jababeka Sukses Gelar JET Golf Tournament 2024
Sementara, Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta mengatakan, program ini bertujuan untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas terutama hak atas pekerjaan. Melalui program tersebut, Jababeka mendukung penuh program pemerintah dan menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia yang inklusif, terutama dalam memberikan akses pelatihan dan peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
"Kami mendukung sepenuhnya arahan pemerintah untuk mengembangkan kemampuan dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkarir di industri. Maka dari itu, kedepannya, kami berharap perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Jababeka akan bergabung dan berkolaborasi dalam Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja ditahun-tahun mendatang," ujar dia.
Vega menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
"Melalui program ini, kami tidak hanya memberi kesempatan, tetapi juga memberdayakan mereka untuk menjadi tenaga kerja yang kompetitif dan mandiri. Pada tahun ini, kami menginisiasi Program Beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Administrasi Perkantoran Disabilitas Siap Kerja, yang dirancang dengan mengacu pada Sustainable Development Goals Indikator 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi) yang salah satu tujuannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan pelatihan dan sertifikasi administrasi perkantoran ini, diharapkan dapat meningkatkan peluang mereka untuk bergabung di dunia kerja, khususnya di kawasan Jababeka," lanjutnya.
"Ini adalah suatu prioritas yang penting yang harus kita perhatikan bersama dan ini juga sejalan astacita Pak Presiden Prabowo, astacita ke 4, yaitu memperkuat pembangunan sumber daya manusia, sains, teknologi, pendidikan serta penguatan perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas," ujar Menaker Yassierli, melalui siaran pers, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga: Jababeka Sukses Gelar JET Golf Tournament 2024
Sementara, Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta mengatakan, program ini bertujuan untuk mewujudkan komitmen pemerintah dalam penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas terutama hak atas pekerjaan. Melalui program tersebut, Jababeka mendukung penuh program pemerintah dan menunjukkan kepedulian terhadap pengembangan sumber daya manusia yang inklusif, terutama dalam memberikan akses pelatihan dan peluang kerja bagi penyandang disabilitas.
"Kami mendukung sepenuhnya arahan pemerintah untuk mengembangkan kemampuan dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkarya dan berkarir di industri. Maka dari itu, kedepannya, kami berharap perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Jababeka akan bergabung dan berkolaborasi dalam Program Beasiswa Disabilitas Siap Kerja ditahun-tahun mendatang," ujar dia.
Vega menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif.
"Melalui program ini, kami tidak hanya memberi kesempatan, tetapi juga memberdayakan mereka untuk menjadi tenaga kerja yang kompetitif dan mandiri. Pada tahun ini, kami menginisiasi Program Beasiswa Pelatihan dan Sertifikasi Administrasi Perkantoran Disabilitas Siap Kerja, yang dirancang dengan mengacu pada Sustainable Development Goals Indikator 8 (Pekerjaan Layak & Pertumbuhan Ekonomi) yang salah satu tujuannya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan pelatihan dan sertifikasi administrasi perkantoran ini, diharapkan dapat meningkatkan peluang mereka untuk bergabung di dunia kerja, khususnya di kawasan Jababeka," lanjutnya.
Lihat Juga :