Indonesia Setop Impor Beras hingga Gula Tahun Depan

Jum'at, 13 Desember 2024 - 15:26 WIB
loading...
Indonesia Setop Impor...
Pemerintah memastikan bakal menghentikan impor sejumlah komoditas pangan di 2025. FOTO/dol.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan akan menutup keran impor terhadap empat komoditas mencakup beras , jagung peternak, gula dan garam. Ini akan berlangsung mulai 2025 mendatang.

"Kami sudah rapat, bikin kebijakan, tahun depan kita tidak impor beras. Dulu 4 juta impornya, besok tahun 2025 gak ada impor beras. Kemudian jagung untuk ternak kita nol kan. Gula konsumsi tidak ada impor lagi. Garam tidak impor," ujar Zulhas dalam pertemuannya dengan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, di Jakarta, Jumat (13/12/2024).

Baca Juga: Hingga Akhir 2024, Pemerintah Bakal Impor Beras 900 Ribu Ton

Zulhas menceritakan, kebijakan tersebut telah diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Penetapan Neraca Komoditas Pangan. Adapun keputusan tersebut diambil guna mendorong Indonesia menjadi negara yang lebih mandiri. Ia pun berharap Indonesia bisa mencontoh Taiwan, Tiongkok, Jepang serta Korea Selatan yang mau berusaha meningkatkan produktivitas produk lokal.

"Kenapa saya putuskan begitu? Karena saya berpikir gini, kita mesti belajar sama Taiwan, sama Tiongkok, Jepang, Korea Selatan. Kita biasanya enggak mau mikir, impor aja, gak mau capek, sekarang kita balik," ucap Zulhas.

"Kita usaha dulu, kalau betul-betul sudah usaha segala macam tapi enggak bisa juga, baru kita pikirin jalan keluarnya. Apa impor, apa tidak. Jangan belum apa-apa impor dulu. Nah ini saya balik sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Prabowo: Tahun 2025 Kita Tidak Akan Impor Beras Lagi

Lebih lanjut, Zulhas menegaskan ada peluang ekonomi menggiurkan yang bisa didapat dari sektor pangan dengan adanya kebijakan setop impor ini. Ia pun mengajak Kadin Indonesia untuk ikut berpartisipasi memanfaatkan kesempatan.

"Saya sampaikan ke teman-teman Kadin tadi, yang dulu sukanya hanya kontraktor, hanya bangun jalan, bangun pemborong sana sini, peluang di sektor pangan sangat luas dan baik sekali," ungkap Menko Zulhas.

"Ini teman-teman Kadin, saya berharap bisa ikut tertuju di bidang ini. Garam misalnya, jagung, ada jagung industri, kemudian ternak, susu, kita ada makan siang bergizi gratis, memerlukan telur, memerlukan daging, memerlukan ayam, memerlukan ikan, memerlukan susu. Nah ini kan teman-teman Kadin bisa (terlibat), daerah kita luas," tutupnya.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Bengkak Tembus Rp7.795 Triliun
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs China: 38 Tahun Tanpa Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved