Inflasi di Kaltim Capai 1,58%, Mendagri Pastikan Harga-harga Terkendali
Sabtu, 14 Desember 2024 - 22:29 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Tito juga mendorong pengembangan pariwisata Pulau Maratua di Kabupaten Berau. "Maratua itu wisata lautnya kelas internasional. Banyak sekali pengunjung datang dari luar negeri karena alam bawah lautnya yang luar biasa," kata Tito.
Dalam pandangannya, Kaltim memiliki kekayaan potensi wisata alam yang luar biasa. Terutama yang ada di Pulau Maratua dan Derawan. Tito tak ragu menyebut wisata Maratua ini berkelas dunia. Salah satu daya tarik Maratua adalah sekumpulan ikan yang kerap disebut Tornado Baracuda. Sekumpulan baracuda yang berjumlah ribuan itu kerap membentuk satu tampilan memukau bagi para penyelam yang beruntung. "Saya sudah muter seluruh Indonesia, ini yang terbaik," kata Tito.
Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Keberatan Polri di Bawah Kemendagri
Memiliki keindahan yang luar biasa ini, Tito meminta agar masyarakat Maratua menjaga potensi wisata alam ini. Caranya dengan terus melakukan konservasi atas kekayaan dan keindahan alam yang tersedia luas di sepanjang gugusan kepulauan Maratua dan Derawan dengan melibatkan masyarakat setempat dan para pemilik resort. Sehingga mereka yang akan menjaganya sendiri, serta mengamankan dari aksi-aksi penangkapan.
"Katakan ada 10.000 ekor sekumpulan baracuda, kalau dijual mungkin hanya laku Rp250 juta. Tapi kalau turis yang datang, mereka bisa membawa puluhan ribu dolar," ucap Tito.
Dalam pandangannya, Kaltim memiliki kekayaan potensi wisata alam yang luar biasa. Terutama yang ada di Pulau Maratua dan Derawan. Tito tak ragu menyebut wisata Maratua ini berkelas dunia. Salah satu daya tarik Maratua adalah sekumpulan ikan yang kerap disebut Tornado Baracuda. Sekumpulan baracuda yang berjumlah ribuan itu kerap membentuk satu tampilan memukau bagi para penyelam yang beruntung. "Saya sudah muter seluruh Indonesia, ini yang terbaik," kata Tito.
Baca Juga: Mendagri Tito Karnavian Keberatan Polri di Bawah Kemendagri
Memiliki keindahan yang luar biasa ini, Tito meminta agar masyarakat Maratua menjaga potensi wisata alam ini. Caranya dengan terus melakukan konservasi atas kekayaan dan keindahan alam yang tersedia luas di sepanjang gugusan kepulauan Maratua dan Derawan dengan melibatkan masyarakat setempat dan para pemilik resort. Sehingga mereka yang akan menjaganya sendiri, serta mengamankan dari aksi-aksi penangkapan.
"Katakan ada 10.000 ekor sekumpulan baracuda, kalau dijual mungkin hanya laku Rp250 juta. Tapi kalau turis yang datang, mereka bisa membawa puluhan ribu dolar," ucap Tito.
(nng)
Lihat Juga :