4 Hal yang Harus Dimiliki UMKM untuk Bisa Naik Kelas

Sabtu, 14 Desember 2024 - 22:40 WIB
loading...
4 Hal yang Harus Dimiliki...
Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza saat membuka acara diskusi Menatap Masa Depan: Transformasi dan Peluang UMKM Indonesia. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Usaha Mikro, Kecil dan Menengah ( UMKM ) harus memiliki empat pilar agar bisnisnya tumbuh dan bisa naik kelas. Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza mengatakan, empat pilar tersebut dikenal dengan nama LIDI yaitu loyalitas, integritas, disiplin dan inovasi.

"Empat pilar ini merupakan hal yang krusial agar UMKM bisa bertahan berkelanjutan dalam bisnis. Salah satu misi dari KemenUMKM adalah sustainable karena ini kami juga menjalin kerja sama dengan banyak pihak termasuk dengan Kementerian Investasi untuk bisa membuka pasar di luar negeri," kata Helvi dalam acara diskusi Menatap Masa Depan: Transformasi dan Peluang UMKM Indonesia, dikutip Sabtu (14/12/2024).

Baca Juga: Wamen UMKM Yakin Kolaborasi Jadi Kunci Wujudkan Kota Batu Sebagai Sentra Wisata UMKM

Helvi mengungkapkan, dari empat pilar tersebut, inovatif merupakan hal yang sangat penting. Karena, tanpa adanya inovasi akan sulit bagi UMKM untuk bisa naik kelas.

"Pengusaha kalau ingin naik kelas harus inovatif kalau tidak akan jadi pengusaha menunggu takdir ya begitu begitu saja. Nah, melalui inovasi UMKM dapat merespon perubahan pasar, kecepatan menghadapi pasar, menghadapi persaingan yang berujung kepada ketangguhan. Kita tidak bisa lagi secara konvensional menentukan perencanaan kemudian menghitung proses bisnis kemudian mengantisipasi pasar salah satunya ya sudah harus masuk ke tipe form digital," ujar Helvi.

Pada kesempatan yang samam, Direktur Bisnis dan Pemasaran SMESCO Rizky Firdaus mengatakan, SMESCO tengah membuat start up hub agar UMKM punya tempat di dunia digital agar bisa beraktivitas dengan mudah dan murah.

"Nantinya di startup hub kami akan mempunyai podcast studio sehingga para UMKM bisa melakukan live shopping yang sekarang jadi tren. Selain itu, mereka juga bisa melakukan kampanye secara digital," ujar Rizky.

Selain membantu UMKM di dunia digital, kata Rizky, SMECO juga memberikan layanan kepada UMKM seperti pendaftaan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI), sertifikasi Badan POM dan juga sertifikasi halal. SMESCO juga membantu UMKM membuka akses pasar ke dalam dan juga luar negeri.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajar Djkoko Santoso mengungkapkan, Pertamina saat ini memiliki 60 ribu UMKM binaan. Kata dia, UMKM itu tidak hanya diberikan dana untuk mengembangkan bisnisnya tetapu juga pelatihan.

“Pertamina punya orang khusus yang mengurusi UMKM selevel Vice Pfresident, hal yang paling sering dilakukan adalah program pendanaan mikro kecil yang merupakan bagian dari pembinaan UMKM. Kami tidak hanya memberikan dana tetapi juga mengajak mereka untuk ikut pameran sehingga skala usahanya bisa meningkat,” kata Fajar.

Baca Juga: UMKM Berkolaborasi Perluas dan Buka Pasar Baru

Fajar menambahkan, program UMKM dari Pertamina ini bertujuan agar UKMM yang dibina bisa mandiri. Apabila sudah mandiri, kata dia, Pertamina akan mencari UMKM lain untuk dibina.

"Kita semua tahu bahwa UMKM ini memberikan kontribusi 60% terhadap PDB. Jadi bisa dibayangkan kalau Pertamina memiliki 60 ribu UMKM, lalu BUMN lain juga serta pihak swasta maka bisa dibayangkan multiplier effectsnya terhadap perekonomian Indonesia," ucap Fajar.

Sementara, VP Physical Goods Tokopedia David Kartono menyampaikan, kolaborasi merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk memacu kinerja UMKM di Tanah Air. Pasalnya, kolaborasi pula yang membawa Tokopedia bisa seperti sekarang.

"Tokopedia pun semula adalah UMKM. Mulai dari nol. Kami bisa sebesar ini berkat kolaborasi dan bantuan dari berbagai pihak. Jadi, bagi UMKM, kita harus selalu berani membuka kolaborasi," kata David.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Salurkan Makanan Bergizi, Warga Duri Kepa Mengaku Sangat Terbantu
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Manfaat Naik Tangga...
Manfaat Naik Tangga untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved