Transformasi SDM BPJS Kesehatan, Andi Afdal Terapkan WAJAR PATUH
Senin, 16 Desember 2024 - 15:05 WIB
loading...
Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Dr. dr. Andi Afdal, M.B.A., AAK. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tahun ini BPJS Kesehatan mencatatkan capaian gemilang, khususnya dalam pengelolaan sumber daya manusia ( SDM ) dan administrasi umum. Berkat kepemimpinan visioner Direktur SDM dan Umum BPJS Kesehatan Dr. dr. Andi Afdal, M.B.A., AAK berbagai inisiatif strategis berhasil diwujudkan, memperkuat peran BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara jaminan sosial kesehatan yang tangguh dan inovatif.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen organisasi yang didukung oleh semangat transformasi dan inovasi. Dengan SDM yang unggul, kami optimis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan JKN,” kata Andi Afdal dalam siaran pers, Senin (16/12/2024). Baca juga: Lowongan Kerja BPJS Kesehatan untuk Komite Tata Kelola 2024, Buruan Daftar!
Inovasi program WAJAR PATUH (WAjib BelaJAR emPAT puLUH Jam) merupakan sebuah program pembelajaran terintegrasi yang telah berhasil meningkatkan kompetensi dan kapasitas seluruh pegawai BPJS Kesehatan. Program ini telah diikuti oleh seluruh duta BPJS Kesehatan di berbagai tingkatan, menciptakan budaya belajar yang kuat dan berkelanjutan di seluruh organisasi.
WAJAR PATUH tidak hanya menjadi kebijakan internal tetapi juga menjadi teladan dalam pengelolaan SDM untuk organisasi besar lainnya. Dengan pendekatan 3C (Content, Contact, Context), program ini telah mendorong terciptanya sinergi antara pembelajaran formal, informal, dan non-formal, guna menghasilkan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
WAJAR PATUH terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, WAJAR PATUH IDP (Individual Development Plan). Program ini fokus pada pemenuhan gap kompetensi jabatan dan sasaran karier pegawai melalui pembelajaran yang terstruktur. Efektivitas pembelajaran dievaluasi menggunakan Sistem Penilaian Kompetensi Terpadu (Si Tinker).
Kedua, WAJAR PATUH Non-IDP. Program ini dirancang untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tambahan yang relevan dengan pekerjaan, meskipun tidak berhubungan langsung dengan gap kompetensi.
Sebagai bagian dari program WAJAR PATUH, BPJS Kesehatan mengimplementasikan Learning Management System (LMS) modern untuk memperkuat ekosistem pembelajaran. LMS ini mempermudah pegawai mengakses pelatihan kapan saja dan di mana saja, menggabungkan pendekatan “High Tech, High Touch” yang menciptakan keseimbangan antara interaksi manusia dan efisiensi teknologi.
“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen organisasi yang didukung oleh semangat transformasi dan inovasi. Dengan SDM yang unggul, kami optimis dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan JKN,” kata Andi Afdal dalam siaran pers, Senin (16/12/2024). Baca juga: Lowongan Kerja BPJS Kesehatan untuk Komite Tata Kelola 2024, Buruan Daftar!
Inovasi program WAJAR PATUH (WAjib BelaJAR emPAT puLUH Jam) merupakan sebuah program pembelajaran terintegrasi yang telah berhasil meningkatkan kompetensi dan kapasitas seluruh pegawai BPJS Kesehatan. Program ini telah diikuti oleh seluruh duta BPJS Kesehatan di berbagai tingkatan, menciptakan budaya belajar yang kuat dan berkelanjutan di seluruh organisasi.
WAJAR PATUH tidak hanya menjadi kebijakan internal tetapi juga menjadi teladan dalam pengelolaan SDM untuk organisasi besar lainnya. Dengan pendekatan 3C (Content, Contact, Context), program ini telah mendorong terciptanya sinergi antara pembelajaran formal, informal, dan non-formal, guna menghasilkan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.
WAJAR PATUH terbagi menjadi dua kategori utama. Pertama, WAJAR PATUH IDP (Individual Development Plan). Program ini fokus pada pemenuhan gap kompetensi jabatan dan sasaran karier pegawai melalui pembelajaran yang terstruktur. Efektivitas pembelajaran dievaluasi menggunakan Sistem Penilaian Kompetensi Terpadu (Si Tinker).
Kedua, WAJAR PATUH Non-IDP. Program ini dirancang untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan tambahan yang relevan dengan pekerjaan, meskipun tidak berhubungan langsung dengan gap kompetensi.
Sebagai bagian dari program WAJAR PATUH, BPJS Kesehatan mengimplementasikan Learning Management System (LMS) modern untuk memperkuat ekosistem pembelajaran. LMS ini mempermudah pegawai mengakses pelatihan kapan saja dan di mana saja, menggabungkan pendekatan “High Tech, High Touch” yang menciptakan keseimbangan antara interaksi manusia dan efisiensi teknologi.
Lihat Juga :