Harga Emas Berkilau, PSAB Optimis Kinerja di 2024 Cemerlang
Senin, 16 Desember 2024 - 18:43 WIB
loading...
Paparan publik perusahaan tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), Jumat (13/12/2024). FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan tambang emas PT J Resources Asia Pasifik Tbk ( PSAB ) optimistis kinerja operasi maupun finansial di tahun 2024 akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Optimisme ini salah satunya didukung harga emas yang sepanjang tahun ini dalam tren menguat dan diyakini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
"Kondisi geopolitik baik di Timur Tengah maupun di Eropa Utara telah membuat permintaan emas meningkat karena banyak yang memutuskan memilih emas sebagai safe haven. Ini membuat permintaan emas menguat yang berdampak pada harga emas yang naik meski indeks USD juga naik," ungkap Direktur Utama PSAB Edi Permadi dalam keterangan pers, Senin (16/12/2024).
Dia menambahkan, harga emas diperkirakan semakin berkilau dengan kebijakan Pemerintah China yang ingin memperkuat fundamental ekonominya dengan membeli emas lebih banyak. Selain itu, aspek budaya di mana masyakarat India dan China yang juga banyak mengoleksi emas turut mendongkrak permintaan logam mulia ini sehingga harganya semakin terkerek naik.
Baca Juga: Harga Emas Naik Gila-gilaan, Tiga Hari Total Menguat Rp45.000 per Gram
"Dengan kondisi pasar yang positif ini maka kami bisa sampaikan operasi kami secara fundamental cukup kuat karena permintaan yang membuat harga tetap menguat. Ditopang lagi dengan kinerja operasi kami yang juga baik," jelas Edi.
"Kondisi geopolitik baik di Timur Tengah maupun di Eropa Utara telah membuat permintaan emas meningkat karena banyak yang memutuskan memilih emas sebagai safe haven. Ini membuat permintaan emas menguat yang berdampak pada harga emas yang naik meski indeks USD juga naik," ungkap Direktur Utama PSAB Edi Permadi dalam keterangan pers, Senin (16/12/2024).
Dia menambahkan, harga emas diperkirakan semakin berkilau dengan kebijakan Pemerintah China yang ingin memperkuat fundamental ekonominya dengan membeli emas lebih banyak. Selain itu, aspek budaya di mana masyakarat India dan China yang juga banyak mengoleksi emas turut mendongkrak permintaan logam mulia ini sehingga harganya semakin terkerek naik.
Baca Juga: Harga Emas Naik Gila-gilaan, Tiga Hari Total Menguat Rp45.000 per Gram
"Dengan kondisi pasar yang positif ini maka kami bisa sampaikan operasi kami secara fundamental cukup kuat karena permintaan yang membuat harga tetap menguat. Ditopang lagi dengan kinerja operasi kami yang juga baik," jelas Edi.
Lihat Juga :