Harga Emas Berkilau, PSAB Optimis Kinerja di 2024 Cemerlang

Senin, 16 Desember 2024 - 18:43 WIB
loading...
A A A
Dalam paparan publik perusahaan pada Jumat (13/12) lalu, Edi menjelaskan bahwa PSAB menargetkan produksi emas menyentuh di level 100.000 ons pada akhir 2024, lebih tinggi dari sepanjang 2023 di level 93.700 ribu ons.Hingga November 2024, akumulasi produksi PSAB telah mencapai 93.027 ons, dengan nilai penjualan sebesar USD217.259.655."Jadi yang Desember ini produksinya kami harapkan akan mencapai sampai dengan total full year di 100.000 ons," jelas Edi.

Kinerja operasi yang tumbuh ini, lanjut dia, juga akan berimbas positif pada kinerja keuangan. PSAB menargetkan pendapatan bisa tembus di level USD230 juta sampai dengan USD240 juta pada akhir 2024 (sekitar Rp3,8 triliun dengan kurs Rp16.000 per USD). Target itu lebih tinggi 41,17% dari posisi pendapatan sepanjang 2023 di level USD170 juta.

Direktur PSAB Sanjaya J menambahkan, proyeksi pendapatan akhir tahun ini ditopang oleh harga penjualan rata-rata atauaverage selling price(ASP) emas yang lebih tinggi dibandingkan tahun lalu."Dengan pencapaian produksi yang kami targetkan kurang lebih 100.000 ons dengan harga emas saat ini per akhir tahun kami menargetkan estimasi pendapatan USD230-240 juta," kata Sanjaya.

Sebelumnya, PSAB berhasil mencetak laba positif sampai akhir September 2024 di angka USD4,45 juta. Angka itu berbalik untung dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sempat mencatatkan rugi USD13,40 juta.

Faktor pendorong laba perseroan ialah pertumbuhan kinerja penjualan yang lebih tinggi dari beban pokok.PSAB melaporkan penjualan senilai USD173,86 juta, naik 86.79% secara tahunan (year on year/YoY). Perbaikanbottom lineini sejalan dengan kenaikantop line. Penjualan PSAB tumbuh 86,78% secara tahunan dari USD93,08 juta menjadi USD173,86 juta dalam sembilan bulan 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Harga Emas Terjun Rp18...
Harga Emas Terjun Rp18 Ribu, Hari Ini 1 Gram Dijual Rp2.655.000 per Gram
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
Harga Emas Malas Bergerak...
Harga Emas Malas Bergerak di Posisi Rp2.668.000 per Gram, Intip Daftar Lengkapnya
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
Satu Dekade Membangun...
Satu Dekade Membangun Literasi Keuangan Berbasis Emas di Indonesia
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved