alexametrics

IHSG Tergelincir di Akhir Sesi, Bursa Asia Bangkit Lebih Tinggi

loading...
IHSG Tergelincir di Akhir Sesi, Bursa Asia Bangkit Lebih Tinggi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Rabu (22/1/2020) jatuh ke zona merah menjadi 6.233,45. Foto/Sindo Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Rabu (22/1/2020) jatuh ke zona merah untuk meneruskan tren negatif sejak sesi siang, meski sempat membaik pada pembukaan pagi tadi. Hingga akhir sesi, IHSG menyusut -4,70 poin atau -0,08% ke posisi 6.233,45.

Sebelumnya pada sesi siang, bursa saham dalam Negeri lesu usai kehilangan -6,69 poin atau -0,11% ke level 6.231,46 usai pagi tadi naik menjadi 6.252,43 dengan tambahan 14 poin yang setara 0,22%. Sementara kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup pada zona merah usai jatuh -6,89 poin atau -0,11% menjadi 6.238,15.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,90 triliun dengan 8,64 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp290,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,28 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,57 triliun. Tercatat sebesar 149 saham menguat, 290 melemah dan 162 stagnan.



Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) naik Rp690 menjadi Rp3.690, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) bertambah Rp325 menjadi Rp57.350 dan PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS) melonjak Rp230 ke posisi Rp4.880.

Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun Rp325 menjadi Rp15.475, PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tb (GMFI) jatuh Rp44 menjadi Rp114 serta PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) merosot Rp40 menjadi Rp610.

Di sisi lain pasar saham Asia berangsur lebih tinggi pada akhir perdagangan, Rabu saat investor masih menakar dampak atas penyebaran virus corona terhadap perekonomian. Saham daratan China bangkit kembali setelah jatuh lebih dari 1% pada pembukaan pagi tadi.

Komposit Shanghai bergerak maju mencapai 0,28% menjadi sekitar 3.060,75 untuk mengiringi lonjakan Komposit Shenzhen mencapai 0,724% ke level 1.819,61. Selanjutnya indeks Hang Seng di Hong Kong juga bertambah 1,27% hingga sesi akhir ke posisi 28,341.04 usai memimpin kerugian di antara bursa utama wilayah Asia, kemarin.

Sementara itu di tempat lain masih wilayah Asia, indeks Nikkei 225 naik 0,7% untuk menutup sesi tengah pekan ini pada level 24.031,35. Sedangkan indeks Topix mendapatkan tambahan sebesar 0,53% untuk mengakhiri sesi hari ini menjadi 1.744,13.

Indeks Kospi, Korea Selatan juga memperoleh dorongan hingga 1,23% dan berakhir di 2.267,25. Bank of Korea mengatakan, perekonomian negara tumbuh 1,2% pada kuartalan ke empat melampaui ekspektasi sebelumnya 0,8% dari sebuah jajak pendapat Reuters.

Tren peningkatan juga terlihat pada bursa patokan Australia dimana S&P/ASX 200 ditutup 0,94% lebih tinggi menjadi 7.132,70. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang tercatat 0,73% lebih tinggi.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak