Sampoerna Buka Fasilitas Produksi SKT di Tegal dan Blitar, Serap 3.500 Pekerja
Selasa, 17 Desember 2024 - 12:27 WIB
loading...
A
A
A
Sementara, Pj. Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono mengatakan investasi ini tidak hanya menyerap tenaga kerja tetapi juga mendorong sektor ekonomi lainnya di sekitar pabrik.
"Jawa Timur memiliki angka pengangguran yang lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran nasional, dan ini berkat kontribusi sektor SKT yang dimiliki Sampoerna," kata Adhy.
Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga kerja perempuan, yang mendominasi sektor SKT di Jawa Timur. "Setiap tahun, Jawa Timur menyumbang Rp129 triliun dari penerimaan cukai hasil tembakau negara, dan ini berkat kerja keras ibu-ibu pelinting," lanjutnya.
Penyerapan Tenaga Kerja
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk berkembang bersama Indonesia dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8% melalui investasi berkelanjutan, inovasi, dan hilirisasi. "Investasi kami di sektor padat karya SKT adalah salah satu langkah untuk mewujudkan visi tersebut," kata Ivan.
Pabrik SKT baru di Blitar dan Tegal diharapkan dapat menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja, dengan 2.000 di antaranya telah mulai bekerja. Ivan menjelaskan bahwa mayoritas dari 90.000 tenaga kerja Sampoerna adalah karyawan SKT, yang sebagian besar terdiri dari perempuan.
"Jawa Timur memiliki angka pengangguran yang lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran nasional, dan ini berkat kontribusi sektor SKT yang dimiliki Sampoerna," kata Adhy.
Ia juga menekankan pentingnya peran tenaga kerja perempuan, yang mendominasi sektor SKT di Jawa Timur. "Setiap tahun, Jawa Timur menyumbang Rp129 triliun dari penerimaan cukai hasil tembakau negara, dan ini berkat kerja keras ibu-ibu pelinting," lanjutnya.
Penyerapan Tenaga Kerja
Presiden Direktur Sampoerna, Ivan Cahyadi, menyatakan bahwa perusahaan berkomitmen untuk berkembang bersama Indonesia dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi 8% melalui investasi berkelanjutan, inovasi, dan hilirisasi. "Investasi kami di sektor padat karya SKT adalah salah satu langkah untuk mewujudkan visi tersebut," kata Ivan.
Pabrik SKT baru di Blitar dan Tegal diharapkan dapat menyerap lebih dari 3.500 tenaga kerja, dengan 2.000 di antaranya telah mulai bekerja. Ivan menjelaskan bahwa mayoritas dari 90.000 tenaga kerja Sampoerna adalah karyawan SKT, yang sebagian besar terdiri dari perempuan.
Lihat Juga :