Indomie Ditarik dari Peredaran di Australia, Ini Masalahnya

Jum'at, 20 Desember 2024 - 21:54 WIB
loading...
Indomie Ditarik dari...
Grand Eastern Trading menarik kembali produk Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang karena mengandung alergen yang tidak dinyatakan. FOTO/Food Standards
A A A
JAKARTA - Makanan mie instan favorit yang digemari para pelajar telah ditarik dari peredaran di Australia karena kekhawatiran akan keamanan pangan.

Grant Eastern Trading mengeluarkan penarikan produk Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang, karena adanya peringatan akan alergen yang tidak diumumkan.

Baca Juga: Siap-siap PPN 12%, Beban Rakyat Makin Berat

Indomie Rasa Soto Mie memiliki alergen yang tidak diumumkan yaitu susu, sedangkan Indomie Ayam Bawang memiliki alergen yang tidak diumumkan yaitu telur.

“Setiap konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap susu dan atau telur mungkin akan mengalami reaksi jika produk ini dikonsumsi,” kata Food Standards Australia dalam peringatan penarikan dikutip dari news.com.au, Rabu (18/12/2024).

Baca Juga: Rusia Pasok Minyak ke India, Setara 0,5% dari Produksi Global

"Konsumen harus mengembalikan produk atau produk ke tempat pembelian untuk mendapatkan pengembalian dana penuh."

"Setiap konsumen yang khawatir dengan kesehatan mereka harus mencari nasihat medis."

Kedua produk tersebut tersedia untuk dijual di toko-toko bahan makanan Asia di Victoria.

Baca Juga: Jokowi Dipecat PDIP, Mantan Jubir Presiden SBY Singgung Karma Politik

Indomie Rasa Soto Mie yang ditarik memiliki tanda tanggal "best before" pada 10 April 2025, dan Indomie Rasa Ayam Bawang memiliki tanda "best before" pada 1 April 2025.

Penarikan ini hanya berlaku untuk produk, yang tidak mencantumkan alergen susu dan telur, tambah Food Safety Australia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
Bos Danantara Temui...
Bos Danantara Temui 5 CEO Australia, Bahas Investasi Sektor Kesehatan hingga Nikel
Akurasi Tinggi, Alvalab...
Akurasi Tinggi, Alvalab Hadirkan Alat Uji Kedaluwarsa Pangan Mandiri
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Inovasi Baru Indomie...
Inovasi Baru Indomie Hadir Lewat Varian Goreng Cabe Ijo
Rekomendasi
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved