Lewat Difablepreneur, KAI Logistik Dukung Kemandirian UMKM Difabel

Kamis, 19 Desember 2024 - 21:00 WIB
loading...
Lewat Difablepreneur,...
KAI Logistik dalam pelaksanaan Program Difablepreneur bertema Aksesibilitas untuk Kesetaraan, Inovasi untuk Kemajuan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik ), anak usaha PT KAI (Persero), kembali menegaskan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan menggelar Program Pelatihan Difablepreneur yang ditujukan untuk mendukung kemandirian dan pemberdayaan ekonomi komunitas atau individu penyandang disabilitas.

Program Difablepreneur bertema “Aksesibilitas untuk Kesetaraan, Inovasi untuk Kemajuan” merupakan kolaborasi KAI Logistik bersama Yayasan Berdaya Menembus Batas sebagai bagian dari momentum memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember lalu.

Baca Juga: Praktik Bisnis Berkelanjutan, KAI Logistik Perkuat Digitalisasi

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI Logistik dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan, yang selaras dengan kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s) khususnya dua tujuan utama yang selaras dengan program ini yaitu nomor 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, serta nomor 10 tentang berkurangnya kesenjangan.

Direktur Keuangan KAI Logistik, Riki Jayaprawira Suwarna, menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia tercatat sebanyak 22,97 juta orang, atau sekitar 8,5% dari total populasi dengan 52,65% di antaranya berstatus sebagai wirausaha. Dengan demikian, wirausaha menjadi ajang bagi penyandang disabilitas untuk tetap produktif dan berdaya di tengah keterbatasan pada akses pekerjaan formal.

"KAI Logistik ingin turut mendorong kesetaraan daya saing UMKM sehingga mampu meningkatkan produktivitas dan profitabilitas usahanya," kata dia.

Founder Menembus Batas sekaligus Staf Khusus Presiden periode 2019-2024, Angkie Yudistia, menyampaikan bahwa melalui Yayasan Berdaya Menembus Batas yang berkolaborasi dengan KAI Logistik dalam "Program Pelatihan dan Pemberdayaan Difablepreneur" diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk mengembangkan diri sebagai wirausaha.

"Karena upaya ini guna membantu para penyandang disabilitas untuk meningkatkan kapasitas usahanya. Dan juga mempercepat penyandang disabilitas dalam mengembangkan bisnisnya dengan meningkatkan literasi keuangan," ujar Angkie.

Program Difablepreneur ini diikuti oleh sejumlah peserta terpilih, yang terdiri dari komunitas dan individu penyandang disabilitas berusia 18-45 tahun. Rangkaian pelatihan diawali dengan registrasi dan asesmen untuk mengidentifikasi potensi masing-masing peserta.

Setelah itu, peserta mengikuti sesi pelatihan pada 19 – 21 Desember 2024 yang terdiri dari satu hari pelatihan luring dan dua hari pelatihan secara daring. Dalam pelatihan ini, pemateri ahli akan membekali berbagai topik penting seperti literasi keuangan, pemasaran digital, dan strategi keberlanjutan bisnis UMKM.

Di akhir program, peserta akan mempresentasikan potensi usaha mereka dan mengikuti evaluasi untuk menilai perkembangan serta penerapan materi yang telah diberikan selama pelatihan.
Riki menambahkan bahwa sebagai bentuk dukungan nyata, KAI Logistik juga menyediakan dana pembinaan untuk peserta terbaik sebagai penghargaan atas inovasi dan semangat mereka dalam mengembangkan usaha.

"Kami berharap melalui program ini, penyandang disabilitas memiliki kesempatan lebih besar untuk menyampaikan gagasan, meningkatkan pendapatan, dan berkontribusi dalam ekonomi inklusif. Dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki, peserta juga diharapkan dapat mencari peluang baru dan memperluas jangkauan pasar usaha mereka," ujarnya.

Baca Juga: Dirut KAI Sabet 2 Penghargaan Bergengsi di Ajang Marketeer of The Year 2024

Tak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi, KAI Logistik juga membawa isu keberlanjutan lingkungan ke dalam program ini. Peserta diajak untuk mendukung pelestarian bumi dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai. Sebagai bentuk konkret, setiap peserta mendapatkan botol minum yang ramah lingkungan. Hal ini selaras dengan komitmen KAI Logistik untuk mendukung gaya hidup hijau.

Program TJSL ini merupakan prioritas KAI Logistik dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan secara konsisten. Dengan semangat yang tertuang pada tagline KAI Logistik Ispossible!, perusahaan berkomitmen untuk membuktikan bahwa segala sesuatu dapat dicapai, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan mengurangi kesenjangan sosial.

"Melalui pelatihan difablepreneur, KAI Logistik tidak hanya memberikan pelatihan teknis, tetapi juga harapan dan peluang bagi komunitas penyandang disabilitas. Perusahaan berharap program ini dapat menginspirasi perubahan positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mendukung terciptanya Indonesia yang lebih inklusif, setara, dan berkeadilan bagi semua," tutup Riki.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
MPStore Sabet Penghargaan...
MPStore Sabet Penghargaan DIA 2026, Pacu Inovasi Digital UMKM
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Rekomendasi
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved