Berani Melawan AS, Negara Afrika Timur Ini Gabung BRICS di 2025
Rabu, 25 Desember 2024 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
Kategori negara mitra BRICS telah ditetapkan pada KTT pada bulan Oktober lalu, yang diselenggarakan oleh Rusia di Kazan, dan dimaksudkan sebagai alternatif keanggotaan setelah lebih dari 30 negara mengajukan permohonan untuk bergabung dengan kelompok tersebut.
Pemegang status mitra BRICS membuat suatu negara secara permanen bisa mengambil bagian dalam sesi khusus KTT BRICS, pertemuan tingkat menteri, dan acara tingkat tinggi lainnya. Mitra BRICS juga dapat berkontribusi pada dokumen hasil grup.
"Salah satu hasil penting dari KTT (di Kazan) adalah pembentukan kategori negara mitra BRICS dan kesepakatan 13 negara yang sudah mendaftar. Undangan yang sesuai dikirim ke negara-negara ini," kata Ushakov pada konferensi pers.
"Konfirmasi kesiapan untuk menjadi negara mitra BRICS telah diterima hari ini dari Belarusia, Bolivia, Indonesia, Kazakhstan, Kuba, Malaysia, Thailand, Uganda, dan Uzbekistan," katanya.
Dia menambahkan, harapanya konfirmasi dari empat negara lagi bakal terwujud dalam waktu dekat. BRICS awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, dan diperluas pada awal tahun ini hingga mencakup Mesir, Iran, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab.
Beberapa negara Afrika telah menyatakan minat untuk bergabung dengan kelompok tersebut dalam beberapa tahun terakhir, karena mereka mencari kemitraan di luar mitra tradisional mereka yang berasal dari Barat untuk mendiversifikasi hubungan perdagangan dan ekonomi mereka.
Awal bulan ini, Nigeria meminta Afrika Selatan untuk mendukung upayanya bergabung dengan kelompok BRICS yang terdiri dari ekonomi terdepan dan berkembang. Selain itu, Zimbabwe dan Aljazair juga sedang mencari keanggotaan BRICS.
Pemegang status mitra BRICS membuat suatu negara secara permanen bisa mengambil bagian dalam sesi khusus KTT BRICS, pertemuan tingkat menteri, dan acara tingkat tinggi lainnya. Mitra BRICS juga dapat berkontribusi pada dokumen hasil grup.
"Salah satu hasil penting dari KTT (di Kazan) adalah pembentukan kategori negara mitra BRICS dan kesepakatan 13 negara yang sudah mendaftar. Undangan yang sesuai dikirim ke negara-negara ini," kata Ushakov pada konferensi pers.
"Konfirmasi kesiapan untuk menjadi negara mitra BRICS telah diterima hari ini dari Belarusia, Bolivia, Indonesia, Kazakhstan, Kuba, Malaysia, Thailand, Uganda, dan Uzbekistan," katanya.
Dia menambahkan, harapanya konfirmasi dari empat negara lagi bakal terwujud dalam waktu dekat. BRICS awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, dan diperluas pada awal tahun ini hingga mencakup Mesir, Iran, Ethiopia, dan Uni Emirat Arab.
Beberapa negara Afrika telah menyatakan minat untuk bergabung dengan kelompok tersebut dalam beberapa tahun terakhir, karena mereka mencari kemitraan di luar mitra tradisional mereka yang berasal dari Barat untuk mendiversifikasi hubungan perdagangan dan ekonomi mereka.
Awal bulan ini, Nigeria meminta Afrika Selatan untuk mendukung upayanya bergabung dengan kelompok BRICS yang terdiri dari ekonomi terdepan dan berkembang. Selain itu, Zimbabwe dan Aljazair juga sedang mencari keanggotaan BRICS.
Lihat Juga :